KONTEKS.CO.ID - Penyebab tragedi Air India Flight 171 jenis Boeing 787-8 Dreamliner yang jatuh pada Kamis, 12 Juni 2025 siang waktu setempat, masih jadi tanda tanya besar.
Pesawat Air India meledak sesaat setelah lepas landas, dengan ketinggian 1,5 kilometer dari landasan pacu di Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel.
Sebanyak 265 penumpang dan awak pesawat dinyatakan meninggal dalam kecelakaan tersebut. Sementara 1 penumpang yang duduk di kursi nomor 11A berhasil selamat.
Baca Juga: Cek Spek! Mana yang Lebih Unggul: Laptop Chromebook Vs Laptop Windows?
Penyebab Jatuhnya Air India
Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner yang meledak diterbangkan oleh Kapten Sumeet Sabharwal dan co-pilot Clive Kundar.
Keduanya merupakan pilot berpengalaman yang secara total telah menerbangan pesawat selama 9.000 jam.
Secara khusus, Sabharwal merupakan pilot penerbangan komersil dengan pengalaman 22 tahun.
Menurut operator India, Boeing 787-8 Dreamliner lepas landas pada pukul 13:39 siang waktu setempat.
Baca Juga: 10 Pejabat Terkaya di Indonesia, Harta Raffi Ahmad Vs Widiyanti Putri Wardhana yang Punya Rp5 T
Menteri Dalam Negeri India Amit Shah mengatakan pesawat membawa 100 ton bahan bakar alis dalam kondisi penuh ketika bertolak dari Ahmedabad.
Mayday Call Air India
Segera setelah lepas landas, kokpit memberikan sinyal bahaya (mayday call), menurut regulator aviasi India. Tak ada respons yang diberikan pesawat setelahnya.
Belum jelas apa pemicu mayday call tapi satu-satunya penumpang yang selamat mengatakan kepada media India bahwa ia mendengar suara ledakan keras saat pesawat kesulitan mencapai ketinggian.