Bahtiar meminta masyarakat tetap waspada.
Sebab, seluruh wilayah Sulbar merupakan daerah rawan bencana khususnya bencana tanah longsor.
Baca Juga: Barcelona Torehkan Catatan 100 Gol Bersama Hansi Flick
Apalagi telah memasuki musim hujan seperti sekarang ini.
Adapun, keempat warga yang meningal dunia yakni, adalah Nasrul (40), Nurlela (24) Aysah (4), dan satu orang balita berumur satu bulan.
Sementara, empat korban luka adalah Syahrul (50) mengalami luka robek di kepala, Fahri (30) luka lebam pada mata kiri dan bibir dan Ajeng (13) luka mata kanan dan bengkak dibibir dan Irawati (40).
Seluruh korban tewas dan luka dievakuasi menggunakan tandu dan ambulans serta mendapat perawatan intensif di RSUD Kabupaten Mamuju.***
Artikel Terkait
MIND ID Mediapreneur Talks Promedia di Kota Medan 2025: Bicara Media, Publisher Right hingga Tren Iklan Digital
BNPB Gelar Modifikasi Cuaca untuk Penanganan Banjir dan Tanah Longsor di Grobogan Hingga Pekalongan
Perbaikan Rel di Grobogan Rusak Imbas Banjir: Ini Daftar Kereta Api yang Memutar dan Batalkan Perjalanan
Korban Banjir dan Tanah Longsor di Pekalongan Jadi 25 Orang, Ini Lokasi Penemuan 2 Jenazah Terbaru
4 Fakta Kasus ‘Kampung Rusia’ di Bali yang Ditutup Permanen, Berawal dari Kafe Hingga Jadi Hotel Mewah