• Sabtu, 18 April 2026

11 Jenazah Kembali Ditemukan, Korban Tewas Musala Ambruk di Sidoarjo Bertambah Jadi 60 Orang

Photo Author
Rizki Adiputra, Konteks.co.id
- Senin, 6 Oktober 2025 | 19:54 WIB
Korban tewas musala ambruk di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo bertambah jadi 60 orang (Foto: BNPB)
Korban tewas musala ambruk di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo bertambah jadi 60 orang (Foto: BNPB)

KONTEKS.CO.ID - Tim SAR gabungan kembali menemukan 11 jenazah di bawah puing reruntuhan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin, 6 Oktober 2025.

Penemuan dilakukan secara bertahap sejak tengah malam hingga sore hari, yakni mulai pukul 00.00 hingga 18.15 WIB.

Dengan temuan terbaru ini, jumlah korban meninggal dunia akibat insiden tersebut kini bertambah menjadi 60 orang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari berujar bahwa menurut data terakhir, masih ada tiga orang belum ditemukan.

Baca Juga: Tim SAR Temukan Empat Potongan Tubuh dari Reruntuhan Musala Ponpes Al Khoziny

Jumlah itu merupakan hasil estimasi awal yang mengacu pada daftar absensi para santri yang dikeluarkan pihak pondok pesantren.

“Seluruh temuan itu telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, untuk identifikasi,” ujar Muhari.

Dijelaskannya, selain menemukan jenazah dalam kondisi utuh, tim SAR gabungan juga mengevakuasi lima potongan tubuh manusia dari bawah tumpukan beton. Semua temuan tersebut kini tengah dalam proses identifikasi oleh tim medis dan kepolisian.

Baca Juga: Alat Berat Terus Bekerja, Pencarian Korban Ambruknya Musala Al Khoziny Bisa Tuntas Hari Ini

99 Korban Dirawat Intensif

BNPB juga mencatat adanya perkembangan positif dalam penanganan korban luka. Dari total korban yang sempat dirawat, empat orang kini diperbolehkan pulang setelah dinyatakan membaik.

Sementara itu, sebanyak 99 orang masih menjalani perawatan intensif, dan satu orang korban lainnya tidak memerlukan perawatan lanjutan.

Tim medis yang berada di posko tanggap darurat masih terus memantau kondisi para korban, terutama mereka yang mengalami luka berat akibat tertimpa reruntuhan.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rizki Adiputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X