KONTEKS.CO.ID - Serangan Israel ke berbagai wilayah di Iran menimbulkan kekhawatiran bagi para Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Negeri Republik Islam itu.
Sebelumnya diketahui, terdapat 380 WNI yang kini tengah berada di Iran. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pun telah menyatakan pihaknya terus memantau para WNI tersebut.
Kekinian, Menlu Sugiono telah menaikkan tingkat kewaspadaan WNI di Iran dari siaga 2 menjadi siaga 1 pada hari ini, Kamis, 19 Juni 2025.
Baca Juga: Bisnis Kuliner Singapura Ambruk, 307 Kedai hingga Klub 1880 Tutup, Indonesia Wajib Waspada
Sugiono mengklaim, pertimbangan itu diambil setelah kondisi wilayah pusat kota di Iran yang kian memanas akibat Israel yang mengincar berbagai fasilitas militer hingga stasiun televisi di Iran.
"Yang disasar juga bukan saja target-target militer, tapi juga target-target sipil," ujar Sugiono kepada wartawan di St. Petersburg, Rusia, pada Kamis, 19 Juni 2025.
"Maka saya memutuskan untuk meningkatkan Level kesiagaan di kedutaan Teheran dari level siaga 2 menjadi siaga 1 di Teheran," imbuhnya.
Baca Juga: Cek Jadwal SPMB 2025 untuk SD-SMA Jakarta, Tiap Jenjang dan Jalur
Sugiono menegaskan, pihaknya telah menyampaikan kepada Kedutaan Besar RI di Teheran agar bersiap, apabila perlu dilakukan evakuasi terhadap WNI di Iran.
"Saya sudah menyampaikan kepada jajaran kementerian luar negeri Dan kedutaan besar Republik Indonesia di Teheran, untuk melakukan asesmen terhadap rencana dan kemungkinan-kemungkinan evakuasi WNI," katanya.
"Mulai malam ini kita juga lagi mengkomunikasikan terus pada seluruh WNI yang ada di Iran untuk selalu menjalin komunikasi yang dekat dan erat dengan Kedutaan RI," tegas Sugiono.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tiba di Rusia, Disambut Wakil PM Denis Manturov
Terkait rencana evakuasi, Sugiono menyebut proses evakuasi hanya bisa dilakukan melalui jalur darat.
Sebab, akses udara di Iran kini sedang ditutup imbas konflik dengan Israel.