Di halaman pabrik tampak kendaraan roda tiga bercorak merah putih. Unit-unit tersebut disebut sebagai bagian dari produksi lain yang ditujukan untuk Koperasi Merah Putih.
Motor trail listrik yang kini diperbincangkan itu sejatinya bukan produk baru.
Baca Juga: Polisi Mendalami Jaringan dan Modus Penyebaran Narkotika Etomidate
Berdasarkan dokumen Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), desainnya telah didaftarkan sejak Agustus 2025.
Dua nama desainer tercatat: Abdullah Alwi dan Gunanjar Baroka.
Keduanya memiliki rekam jejak di industri kendaraan listrik.
Gunanjar pernah aktif di studio desain Katalis yang mengembangkan skuter listrik Spacebar.
Sementara Abdullah merupakan eks GM Sales & Marketing PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA).
Sorotan publik meningkat setelah unggahan di media sosial menampilkan motor listrik Emmo yang disebut digunakan untuk operasional lapangan SPPG di Jawa Barat.
Baca Juga: Ketum PBNU Sebut Bakal Berusaha Bertemu Prabowo Bahas Efek Perang di Timur Tengah
Informasi mengenai harga yang dikabarkan mencapai Rp50 juta per unit membuat perbincangan semakin panas.***
Artikel Terkait
Ternyata Menkeu Purbaya Tak Tahu Detail Pengadaan Sepeda Motor Listrik BGN, Sempat Ditolak Tahun 2025
Pengadaan Motor Listrik Kepala SPPG Dinilai Pemborosan dan Mengada-ada, Komisi IX DPR Bakal Panggil BGN
Heboh Lapak Sarapan 'MBG' di Tebet Pasang Logo Mirip BGN, Singkatannya Malah Bikin Geleng Kepala
Borong 22 Ribu Motor Listrik, DPR Panggil Kepala BGN Senin Depan! Charles Honoris: Sangat Tidak Proper