• Sabtu, 18 April 2026

Indonesia Perpanjang Kontrak Dukungan KTP Digital Nasional dengan InterBio, Nilainya Rp79,1 Miliar

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Selasa, 6 Januari 2026 | 20:15 WIB
Ilustrasi pendaftaran KTP Digital Nasional. (Istimewa)
Ilustrasi pendaftaran KTP Digital Nasional. (Istimewa)

KONTEKS.CO.ID - Indonesia memperpanjang kontrak dukungan teknis tahunan untuk infrastruktur identitas digital nasional atau KTP digital nasional.

Pemerintah memberikan kontrak pada 2026 kepada konsorsium yang mencakup PT International Biometrics Indonesia (InterBio), anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh TOTM Technologies, perusahaan software dari Singapura.

Perpanjangan ini melanjutkan pola kerja sama yang telah berjalan sejak 2017, tempat konsorsium yang sama memberikan dukungan berkelanjutan setiap tahun untuk sistem inti program identitas nasional Indonesia.

Baca Juga: Liam Rosenior Sepakat Lisan Menangani Chelsea, Gantikan Enzo Maresca

“Pemberian kontrak ATS dan tambahan lisensi ABIS menegaskan kepercayaan yang terus diberikan kepada InterBio untuk memelihara sistem identitas nasional Indonesia yang bersifat fundamental,” kata Pierre Prunier, Direktur Eksekutif TOTM Technologies, baru-baru ini.

Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri menerbitkan kontrak terbaru senilai sekitar Rp79,1 miliar (USD6,08 juta) untuk periode 12 bulan.

Ruang lingkup kontrak mencakup pemeliharaan, dukungan operasional, dan layanan teknis untuk sistem identitas nasional Indonesia.

Baca Juga: Investor Resmi Laporkan Suami Boiyen, Rully Anggi Akbar, ke Polda Metro: Penipuan dan Penggelapan

Sistem itu menjadi tulang punggung verifikasi identitas di berbagai layanan pemerintah, lembaga keuangan, dan program sektor publik.

Kontrak tersebut juga mencakup penerbitan lisensi tambahan untuk Automated Biometric Identification System (ABIS) nasional, dengan mitra konsorsium Indonesia Comnets Plus (IconPlus) bertindak sebagai reseller InterBio.

Sistem identitas nasional Indonesia merupakan salah satu registri sipil biometrik terbesar di dunia, dan kontrak ATS menjadi bagian dari fondasi operasional berkelanjutan yang memastikan platform tetap berfungsi, mutakhir, dan saling terhubung.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X