KONTEKS.CO.ID - Puncak arus mudik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) diprediksi bergeser menjadi 23-24 Desember 2025.
PT Jasa Marga menyebut, pergeseran lantaran ada kebijakan Work From Anywhere (WFA) untuk seluruh PNS.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono mengatakan telah terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang keluar dari Jabodetabek meski belum signifinakn dibandingkan periode normal.
Baca Juga: Bukan Dibatalkan, Boni Hargens Yakin PP Buatan Presiden Prabowo Justru Perkuat Perpol 10 Tahun 2025
Berdasarkan catatan, periode libur H-7 hingga H-4 Natal atau 18-22 Desember, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek sebanyak 666.993 ribu.
Jumlah tersebut, kata Rivan, di bawah 2,9 persen dari perkiraan awal.
"Artinya, ini ada pengaruh ditetapkannya WFA pada 29-30 yang nantinya bisa juga akan bergeser (puncak arus mudik Nataru). Biasanya ini bergeser di proyeksi di tanggal 23 dan 24 (Desember)," ujar Rivan dalam keterangannya, Selasa 23 Desember 2025.
Dengan adanya pergeseran tersebut, Jasa Marga kembali menyusun strategi pengaturan lalu lintas, utamanya di jalan tol agar tidak terjadi penumpukan kendaraan dalam satu waktu.
Menurut Rivan, lalu lintas kendaraan akan didominasi pergerakan dari arah Jakarta ke Cikampek dan Jalan Tol Trans Jawa (JTTJ).
Baca Juga: Potret Miris Warga Aceh Tamiang, Pakai Air Keruh Bercampur Lumpur Sehari-hari demi Bertahan Hidup
Adapun strategi untuk menghindari penumpukan yakni,memberlakukan diskon tarif tol sebesar 20 persen mulai p22 Desember 2025 pukul 00.00 WIB hingga 23 Desember 2025 pukul 24.00 WIB.
"Pemberian diskon ini adalah upaya baik dalam hal distribusi, sehingga diimbau agar masyarakat tidak memenuhi di tanggal 24 saja," kata Rivan.
Artikel Terkait
Ini Daftar Tol Trans Sumatra yang Gratis Selama Libur Nataru 2025, Perlancar Distribusi Bantuan ke Aceh
Pemerintah Imbau Warga Manfaatkan Kuota Mudik Gratis Nataru
Ini 10 Kota Tujuan Mudik Gratis Nataru, Tinggal Daftar Langsung Berangkat
Hari Terakhir Diskon Tarif Tol Trans Jawa di Musim Mudik Nataru 2025-2026, Gasken!
Anomali Nataru, Kecelakaan Menurun tetapi Fatalitas Meningkat