Ia turut mengungkap faktor lain pemicu kemungkinan terjadinya PHK.
Seperti pasokan tembakau ke pabrik yang berkurang hingga tak ada inovasi yang diberikan untuk memenuhi dinamika tren pasar. Ia juga menyinggung pajak cukai untuk rokok yang semakin tinggi.
Baca Juga: Ini Dalil Subhan Nilai KPU Tak Berwenang Setarakan Ijazah Sekolah Luar Negeri Gibran
Dampak PHK ini tentunya akan berdampak kepada buruh tembakau, logistik, sopir, hingga pemilik kontrakan. Dirinya pun berharap pemerintah cepat turun tangan untuk membantu.
“Selamatkan industri rokok nasional, selamatkan puluhan ribu buruh yang terancam PHK, sambil tetap dijaga kampanye kesehatan,” pungkas dia.
Hingga berita ini tayang, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Gudang Garam terkait PHK massal ini.***