• Sabtu, 18 April 2026

Biaya UKT RI Batal Naik, AS Hapus Utang Mahasiswa Rp2.679 Triliun

Photo Author
Mahmudah Rizqi A., Konteks.co.id
- Selasa, 28 Mei 2024 | 13:29 WIB
UKT di RI batal naik, AS menghapus utang mahasiswa. (Foto: canva/rattanakun)
UKT di RI batal naik, AS menghapus utang mahasiswa. (Foto: canva/rattanakun)

KONTEKS.CO.ID - Polemik mengenai tingginya Uang Kuliah Tunggal (UKT) di perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia terus mencuat namun akhirnya Mendikbudristek batalkan kenaikannya.

Di sisi lain di Amerika Serikat justru mengeluarkan kebijakan menghapus utang mahasiswa dalam jumlah yang signifikan.

Baru-baru ini, pemerintah AS melalui Wakil Presiden Kamala Harris mengumumkan penghapusan utang mahasiswa senilai USD167 miliar atau sekitar Rp2.679,51 triliun. Itu memberikan keringanan bagi 4,75 juta peminjam.

Pengumuman penghapusan utang mahasiswa ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Harris pada Minggu 26 Mei 2024.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintahan Joe Biden-Kamala Harris untuk meringankan beban finansial para mahasiswa secepat mungkin.

Menteri Pendidikan AS, Miguel Cardona, menyatakan satu dari setiap sepuluh peminjam pinjaman siswa federal kini merasakan beban yang lebih ringan berkat keringanan utang ini.

Penghapusan utang mahasiswa di Amerika Serikat ada tiga kategori:



  1. USD5,2 miliar untuk 66.900 peminjam melalui perbaikan pada Pengampunan Pinjaman Pelayanan Publik (PSLF). Administrasi ini telah menyetujui total US$68 miliar pengampunan untuk lebih dari 942.000 peminjam melalui PSLF.

  2. USD613 juta untuk 54.300 peminjam melalui program Tabungan Pendidikan Berharga (SAVE). Ini diberikan kepada peminjam yang terdaftar dalam Rencana SAVE untuk studi pascasarjana mereka.

  3. USD1,9 miliar untuk 39.200 peminjam melalui penyesuaian administratif terhadap hitungan pembayaran Berbasis Pendapatan (IDR). Penyesuaian ini mendekatkan peminjam pada pengampunan utang dan mengatasi penyalahgunaan penundaan pembayaran oleh layanan pinjaman.


Tindakan penghapusan utang ini diperkirakan dapat meningkatkan konsumsi jangka pendek. Selain itu jugamemberikan efek positif pada kesehatan mental, keamanan finansial, serta hasil seperti kepemilikan rumah dan kewirausahaan.

Berikut adalah lima PTN bergengsi di Indonesia dengan UKT tinggi:



  1. Universitas Gadjah Mada (UGM): UKT pendidikan unggul berkisar antara Rp7,6 juta—Rp24,7 juta per semester. UKT jalur mandiri maksimal Rp20 juta.

  2. Universitas Indonesia (UI): UKT S-1 Reguler untuk jurusan sains teknologi dan kesehatan sebesar Rp7,5 juta per semester. UKT jalur mandiri maksimal Rp25,2 juta.

  3. Universitas Padjadjaran (Unpad): UKT untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) berkisar antara Rp500.000 hingga Rp24 juta.

  4. Universitas Diponegoro (Undip): UKT tanpa Iuran Pengembangan Institusi (IPI) berkisar antara Rp500.000—Rp22 juta. UKT jalur mandiri maksimal Rp15 juta.

  5. Universitas Sebelas Maret (UNS): UKT paling rendah sebesar Rp475.000 per semester dan paling mahal Rp30 juta. IPI untuk jurusan favorit seperti kedokteran dan kebidanan mencapai Rp200 juta.


Perbedaan yang mencolok antara kebijakan pendidikan di AS dan Indonesia ini menyoroti tantangan yang mahasiswa di kedua negara hadapi.

Sementara AS berupaya meringankan beban utang mahasiswa, Indonesia masih bergulat dengan tingginya biaya pendidikan yang membatasi akses bagi banyak calon mahasiswa.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahmudah Rizqi A.

Tags

Terkini

X