Namun, merek premiumnya, Denza, justru mengalami penurunan signifikan sebesar 56 persen menjadi 1.117 unit.
Baca Juga: Viral Bule Stres Bikin Onar di Bali, Tuduh Warga Mencuri Jam Tangan hingga Ancam Patahkan Kaki
Sementara, Nissan menjadi merek dengan kinerja terburuk di antara pabrikan Jepang, dengan penjualan anjlok 71 persen menjadi hanya 80 unit.
Honda juga mengalami penurunan tajam sebesar 39 persen menjadi 13.530 unit.
Ke depan, lembaga riset GlobalData memproyeksikan pasar kendaraan ringan di Indonesia masih akan melemah pada 2026 dengan penurunan hampir 4 persen menjadi 721 ribu unit.
Baca Juga: Maskapai Terapkan Tarif Selangit, Traveler Mau Pelesiran ke Korsel Siap-siap Syok!
Namun, pasar diperkirakan kembali bangkit pada 2027 dengan pertumbuhan sekitar 7 persen menjadi 771.000 unit.***
Artikel Terkait
Penjualan Mobil Indonesia Naik 12 Persen di Februari 2026, Tembus 81 Ribu Unit
Penjualan Mobil Listrik Melonjak, LCGC Anjlok di Pasar Otomotif Indonesia
Sejarah! China Geser Jepang dari Daftar Teratas Penjualan Mobil Global
Kuasai 60 Persen Pasar, Merek Jepang Masih Dominasi Penjualan Mobil Indonesia Kuartal I