• Sabtu, 18 April 2026

Perang Iran dan Kebijakan Pemerintah Indonesia Dongkrak Harga Nikel, Surplus Global Jadi Rem

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Kamis, 16 April 2026 | 10:15 WIB
Ilustrasi pengolahan nikel. (Marcelo Coelho)
Ilustrasi pengolahan nikel. (Marcelo Coelho)

Sementara, konflik Iran menambah tekanan pada rantai pasok. Indonesia yang bergantung pada impor sulfur dari Timur Tengah kini menghadapi risiko gangguan pasokan.

Baca Juga: Duh, Janice Tjen Dikabarkan Cedera Seusai Bawa Indonesia Lolos Babak Playoff Billie Jean King Cup 2026

Laporan Reuters menyebut sejumlah smelter nikel di Indonesia bahkan telah memangkas produksi hingga 10 persen akibat kekurangan bahan baku.

“Gangguan pasokan sulfur dapat meningkatkan biaya produksi dan menahan pertumbuhan output nikel,” tulis laporan tersebut.

Meski demikian, dalam jangka panjang, prospek harga masih cenderung menguat.

Baca Juga: Mantan Kabais: Jenderal Pensiun Kelamaan Jadi Biang Kerok Pemicu Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

BMI memperkirakan harga nikel bisa mencapai USD19 ribu per ton pada 2030, bahkan menembus USD22 ribu saat pasar berbalik defisit pada 2032.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X