• Sabtu, 18 April 2026

Permintaan 200 Ribu Ton dari Malaysia, Bulog Bidik Ekspor Beras ke Negara Tetangga

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Selasa, 14 April 2026 | 15:09 WIB
Bulog Buka-bukaan soal SPHP: Stok 3,9 Juta Ton Beras, Hanya 0,1% Direproses tapi Tetap Dipastikan Aman Dikonsumsi. (Freepik.com)
Bulog Buka-bukaan soal SPHP: Stok 3,9 Juta Ton Beras, Hanya 0,1% Direproses tapi Tetap Dipastikan Aman Dikonsumsi. (Freepik.com)

KONTEKS.CO.ID - Permintaan sekitar 200 ribu ton beras dari Malaysia membuka peluang ekspor baru bagi Indonesia.

Perum Bulog kini mulai menjajaki langkah strategis untuk menindaklanjuti permintaan tersebut.

Caranya dengan komunikasi intensif dengan pihak terkait di Malaysia.

Baca Juga: Kronologi Grup Chat Toxic: Bongkar Skandal Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI, Satgas PPKS Turun Tangan

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan satu di antara direksi telah ditugaskan untuk bertolak ke Malaysia.

Hal itu guna membahas lebih lanjut rencana impor tersebut.

"Mereka meminta impor beras dari Indonesia tidak kurang dari 200 ribu ton," ujar Ramdhani, awal pekan ini.

Baca Juga: Menko Airlangga Pede Pertumbuhan Ekonomi RI Tumbuh 5,5 Persen, Tetap Tangguh di Tengah Tantangan Global

Menurutnya, besarnya permintaan ini mencerminkan potensi ekspor beras Indonesia yang semakin dilirik di kawasan.

Bulog saat ini masih berada pada tahap eksplorasi untuk memastikan kesiapan pasokan.

Selain itu juga merumuskan skema kerja sama yang saling menguntungkan.

Baca Juga: Hasil Penelitian Warning Wabah Penyakit Pes Bakal Bangkit di Indonesia

"Ini jumlah yang cukup besar. Kami sedang eksplorasi dan berharap ini bisa membuka peluang ekspor ke negara tetangga," katanya.

Jika terealisasi, ekspor ini tidak hanya memperluas pasar beras Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X