Kemudian, ia berniat melakukan transfer lewat mobile banking BCA, namun ternyata saldo kurang. Ketika ia mengecek mobile banking, tertera sisa saldo Rp10 juta.
Evita kemudian menghubungi Halo BCA untuk melakukan pemblokiran rekening dengan alasan terkena hack.
Nasabah BCA tersebut lantas menyebut hasil laporannya dengan BCA menunjukkan apabila ada transaksi QRIS yang sudah dilakukan sejak 23 September hingga 26 September 2023 melalui QR Code yang sama dengan nominal Rp1 juta yang dilakukan secara berulang.
Evita juga sempat menyebut transaksi itu tidak mungkin dia lakukan, karena saat itu bertepatan dengan posisinya yang berada di Gunung Ungaran, di mana sinyal di sana tidak stabil, sehingga, mustahil melakukan transaksi.
Dalam rinciannya, ponsel yang digunakannya itu hanyalah untuk transaksi khusus dan tidak ada seorangpun yang mengetahui aksesnya, termasuk OTP.***
Artikel Terkait
Terblokir? Ini Cara Jitu Reset PIN dan Password BCA ID dengan Mudah!
Saham BCA Tertekan, Net Sell Asing Jadi Sorotan
Isu BLBI Bayangi Saham BCA, Fundamental Tak Cukup Tahan Tekanan
Prabowo Didorong Nasionalisasi BCA, Sasmito Singgung Skandal BLBI
Dana Investasi Rp70 Miliar Raib, Ini Penjelasan BCA