• Sabtu, 18 April 2026

Candaan DPR ke Menkeu Purbaya: 2 Hari Jabat Menteri Jadi Orang Paling Viral se-Indonesia

Photo Author
Rizki Adiputra, Konteks.co.id
- Rabu, 10 September 2025 | 17:27 WIB
Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI (Foto: YouTube/TV Parlemen)
Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI (Foto: YouTube/TV Parlemen)

KONTEKS.CO.ID - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa yang menghadiri rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI langsung diberondong kritik.

Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDIP, Harris Turino menginggung rencana Purbaya yang ingin mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke level 6-7 persen yang dinilai terlalu ambisius.

Terlebih masih banyak masyarakat yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), pengangguran belum sepenuhnya tertangani, dan daya beli lemah hingga terasa menyengsarakan.

Meski diberondong kritik tajam, Komisi XI DPR tetap mengapresiasi optimisme Purbaya. Ia berharap kebijakan yang dijalankan pengganti Sri Mulyani itu mampu membawa perekonomian Indonesia mendekati target 8 persen yang sudah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: DPR Kritik Target Ekonomi 7 Persen Menkeu Purbaya: Masih Banyak PHK, Daya Beli Lemah, APBN Hanya 5,4 Persen

“Harapannya tentu angka 8 persen yang berkali-kali disampaikan Presiden Prabowo bisa tercapai. Kita semua ingin ke sana, tapi jelas ada banyak parameter yang harus berubah agar itu realistis,” ucap Harris.

Di penghujung rapat, Harris justru melontarkan candaan kepada Purbaya, lantaran menjadi sosok paling viral hanya dua pascaresmi dilantik.

“Selamat Pak, dua hari jadi menteri sekaligus dua hari jadi orang paling viral di seluruh Indonesia,” tukasnya seraya disambut tawa peserta rapat.

Seperti diketahui, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa yang baru dilantik merespons 17+8 tuntutan rakyat. Dia menilai, tuntutan yang belakangan mencuat itu tidak terlepas dari keresahan sebagian kecil masyarakat.

Dia berpendapat, fokus utama pemerintah bukanlah merespons tekanan tersebut secara langsung, melainkan memperkuat fundamental ekonomi agar keresahan publik bisa terjawab secara alami.

"Itu kan suara sebagian kecil rakyat kita kenapa mungkin sebagian ngerasa keganggu hidupnya masih kurang," ujar Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Senin, 8 September 2025.

Baca Juga: Target Muluk Menkeu Purbaya Dikritik Keras dalam Rapat DPR

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang sehat akan menjadi kunci untuk mengurangi keresahan sosial.

Dia menyebut, target pertumbuhan sebesar 6-7 persen sudah cukup untuk menciptakan banyak lapangan kerja baru sehingga masyarakat lebih produktif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rizki Adiputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X