• Sabtu, 18 April 2026

Tesla Bangun Fasilitas Pembangkit Listrik Baterai Terbesar di China, Nilai Proyek Capai Rp9,1 Triliun

Photo Author
Agha Nur Sabri A, Konteks.co.id
- Selasa, 24 Juni 2025 | 11:45 WIB
CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, mengomentari kerusuhan di Inggris. FotoL The Babylon
CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, mengomentari kerusuhan di Inggris. FotoL The Babylon

Kendati begitu, Tesla terus memperkuat relasinya dengan pemerintah lokal China.

Baca Juga: Kasus Korupsi MPR, KPK Spill Satu Tersangka Penerimaan Gratifikasi, Saksinya Dua Pejabat Setjen

Langkah ini turut sejalan dengan target ambisius pemerintah Beijing, yang pada Mei 2024 menargetkan tambahan 5 Gigawatt kapasitas baterai penyimpanan energi hingga akhir 2025, untuk mencapai total kapasitas nasional sebesar 40 Gigawatt.

Menurut Badan Energi Internasional (IEA), pertumbuhan sistem penyimpanan energi berbasis baterai global mencapai 42 Gigawatt sepanjang 2023—nyaris dua kali lipat dari kenaikan tahun sebelumnya.

Fasilitas baru Tesla ini diharapkan menjadi kunci dalam ekspansi jaringan energi cerdas di Asia, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di sektor energi bersih yang kian strategis di tengah transisi global menuju net zero emission. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rat Nugra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X