Kinerja pada April tertahan oleh pertumbuhan pendapatan bunga yang lambat, penurunan pendapatan berbasis komisi, dan kenaikan biaya operasional.
Laba BRI Menurun
Bank BRI membukukan laba bersih sebesar Rp15 triliun, turun 15,77 persen secara tahunan.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan kredit satu digit dan penurunan pendapatan berbasis komisi.
Meski demikian kinerja April BRI menunjukkan perbaikan relatif dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, ketika penurunan laba mencapai hingga 58 persen.
Baca Juga: Mudah Banget dan Cepat, Ini Cara Reset Password BCA ID
Pertumbuhan BNI Melambat Drastis
BNI mencatat laba bersih sebesar Rp6,87 triliun, naik tipis 0,12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Angka ini menunjukkan perlambatan signifikan, mengingat pada Januari BNI masih mencatat pertumbuhan laba 9,73 persen secara tahunan.
Bank ini juga mengalami penurunan tajam secara bulanan pada April, dengan laba bersih turun 28,31 persen menjadi Rp1,49 triliun.***
Artikel Terkait
Mantan Arsitek Merger BSI, Abdullah Firman Wibowo Didaulat Jadi Komisaris Independen J Trust Bank
Kolaborasi OJK dan Bank DKI, Wujudkan Kepulauan Seribu Jadi Digital Island
Rokok Sumbang Rp213 Triliun, Jauh Lampaui Dividen Bank BUMN: Fakta Mengejutkan Penerimaan Negara untuk APBN