Sentosa Shipbrokers, perusahaan broker kapal yang berbasis di Singapura, menyatakan bahwa jika rencana ini berhasil, akan ada dampak besar bagi pasar tanker internasional.
Baca Juga: Viral! Girl Group NO NA Angkat Suasana Jakarta di Lagu Debutnya, Bikin Pecah!
"Jika rencana ini berhasil, tentu akan terjadi perubahan yang signifikan di pasar tanker," kata Sentosa kepada Straits Times.
Pemerintah Indonesia menargetkan bahwa dalam enam bulan ke depan, proses alih impor ini dapat terlaksana.
Selain pembangunan pelabuhan besar, langkah strategis ini juga akan memperkuat posisi Indonesia dalam negosiasi perdagangan internasional. Khususnya dalam merespons kebijakan tarif tinggi yang diterapkan oleh Presiden AS, Donald Trump.***
Artikel Terkait
Harga BBM Pertamina Turun per 1 Mei 2025, Dibanding Shell, Vivo hingga BP Siapa Termurah?
RI Impor BBM Rp659 T Per Tahun, Prabowo: Kita Tak Boleh Tergantung!
Setop Impor, Presiden Prabowo Ungkap Sumber Energi Baru Indonesia dan Targetkan Swasembada BBM
Indonesia Menghadapi Tantangan Logistik Besar setelah Stop Impor BBM dari Singapura
Truk Tangki BBM Pertamina Seruduk Rumah Warga di Penggilingan Jaktim