Kantor konsuler diwajibkan memasang bendera Amerika secara dominan agar publik asing sadar bahwa bantuan tersebut datang dari pemerintah AS.
Upaya masif ini muncul setelah AS dan Israel menuai kecaman hebat dari masyarakat dunia akibat agresi militer ke Iran yang dimulai akhir Februari lalu.
Baca Juga: Menaker Umumkan Aturan WFH Karyawan Swasta Hari Ini, Siap-siap Jumat Produktif dari Rumah
Meski Washington mengeklaim sentimen negatif ini adalah "propaganda sengaja" dari pihak asing, banyak pengamat menilai ini adalah reaksi spontan atas krisis kemanusiaan yang sedang terjadi.
Pihak Departemen Luar Negeri AS melalui Wamenlu Sarah B. Rogers menegaskan bahwa menanggulangi propaganda anti-Amerika adalah prioritas utama.
"Kami akan memanfaatkan sepenuhnya setiap alat dalam perangkat diplomasi kami," tegasnya.***