"Sampai saat ini saya belum menerima laporan itu, tapi tadi ada sedikit dorong-dorongan karena mahasiswa sedikit maju ke depan," ujarnya.
"Kemudian kita menjaga agar situasi kondusif supaya tidak masuk ke batas yang kita sepakati, hanya dorong-dorongan seperti itu," ujarnya.
Sebelumnya, demonstrasi 'Indonesia Gelap' oleh ribuan mahasiswa Surabaya di Gedung DPRD Jawa Timur berlangsung memanas.
Polisi pun sempat menembakkan water cannon ke arah massa.
Peristiwa berawal saat mahasiswa bertemu Ketua DPRD Jatim dan anggotanya. Namun, hal itu tak dikabulkan.
Massa mahasiswa kemudian menjebol pagar kawat berduri dan siap masuk ke Gedung DPRD Jatim.
Ratusan polisi bertameng, helm dan pentungan menghalau tujuan mahasiswa tersebut.
Tak berselang lama, mobil water canon milik Korps Sabhara Polrestabes Surabaya menembakkan meriam air ke arah massa hingga kericuhan tak terhindarkan.***
Artikel Terkait
Waspada Hujan Sangat Lebat Terjadi Hingga 20 Februari, 3 Wilayah Jawa di Antaranya
Demo Ribuan Pelajar Tolak Makan Bergizi Gratis di Papua Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Belasan Pelajar Demo Tolak Makan Bergizi Gratis di Papua Ditangkap Polisi
ISBI Bandung Ungkap Alasan Melarang Pementasan Teater Payung Hitam Bertajuk 'Wawancara dengan Mulyono'
Video Viral Pegawai Dinas PUPR Kutai Timur Pesta di Kantor, Ada Sawer dan Botol Miras