Proses Evakuasi dan Upaya Penyelamatan
Tim SAR langsung dikerahkan begitu menerima laporan kebakaran.
Tim menggunakan kapal penyelamat menuju lokasi dan melakukan pencarian serta penyelamatan korban.
Baca Juga: Hasil Lengkap Final Japan Open 2025, Dua Wakil Malaysia Tumbang
Kapal KN Bima Sena beserta 15 personel SAR dan tambahan dari Pos SAR Likupang diturunkan ke lokasi.
Di sisi lain, puluhan kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi juga turut membantu proses evakuasi.
Aksi cepat ini ikut menyelamatkan banyak penumpang yang sempat melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.
KM Barcelona diketahui sebagai kapal penumpang reguler untuk rute Manado-Tahuna-Talaud dan wilayah kepulauan lain di Sulawesi Utara.
Baca Juga: Warga AS Protes Kesepakatan Tarif Trump dan Prabowo: Janji Manis, Dompet Kami yang Terkuras!
Insiden ini memunculkan kembali kekhawatiran soal standar keselamatan kapal di wilayah timur Indonesia.
Banyak pihak berharap investigasi mendalam dilakukan untuk mengungkap penyebab kebakaran serta mendorong perbaikan sistem keamanan pelayaran.***
Artikel Terkait
3 Fakta Korban Tewas di Pernikahan Anak Dedi Mulyadi
Musim Embun Es di Dieng Tiba, Begini Cara Menikmatinya dengan Aman dan Nyaman
Maula Akbar dan Istri Minta Maaf, Ngaku Terpukul Atas Insiden Pesta Rakyat Pernikahannya di Garut
Mencekam! KM Barcelona Terbakar di Laut Talaud, Penumpang Lompat ke Air, Ada Apa di Balik Insiden Ini?
Kebakaran KM Barcelona di Laut Pulau Talise, Seorang Ibu Hamil Dilaporkan Tewas