Mantan Anggota DPR RI itu mengibaratkan situasi ini seperti permainan sepak bola, di mana larangan untuk berbuat salah justru bisa menghambat permainan.
“Kalau seorang pelatih terus-terusan bilang ke pemainnya ‘jangan sampai salah’, nanti nggak nyerang-nyerang. Dalam permainan yang eskalasinya tinggi, pelanggaran pasti ada,” tuturnya.
Dedi Mulyadi menegaskan, keberaniannya mengambil tindakan lebih penting dibandingkan diam tak berbuat apa-apa.
“Jadi bagi saya, lebih baik salah bertindak daripada tidak bertindak sama sekali. Apalagi ini nggak ada salahnya, salahnya apa coba?” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Profil Maula Akbar Anak Gubernur Dedi Mulyadi Lamar Wakil Bupati Garut saat Persib Vs Barito Putera Bikin GBLA Jadi Lautan Asmara
Janji Bakal Gaji Rp10 Juta Per KK, Dedi Mulyadi Tuai Respons Beragam, Rano Karno Bilang Begini...
Dedi Mulyadi Disorot: Wali Murid Babelan Laporkan Program Militer ke Komnas HAM
Ledakan Amunisi di Garut Tewaskan 9 Warga Sipil, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Ini
Korban Sipil dalam Ledakan di Garut Dituduh Pemulung Lapor Dedi Mulyadi, Keluarga Desak Klarifikasi TNI