Menurunnya pendapatan wisata menjadi tantangan tersendiri bagi desa. Namun, Iwan dan pemerintah desa tidak menjadikan hal tersebut alasan untuk mengurangi besaran THR yang diberikan.
Bahkan, mereka justru menaikkan jumlah THR yang diberikan kepada setiap warga.
"Meskipun pendapatan turun, THR kita naikkan. Dari sebelumnya Rp400 ribu per rumah tangga, kini menjadi Rp200 ribu per jiwa, baik untuk dewasa maupun anak-anak," ungkapnya.
Baca Juga: Sule Tawarkan Nunung Tinggal di Rumahnya di Cibubur: Listrik Dibayar Hingga Perabotan Disiapkan
Hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dan berharap keberkahan yang diterima akan mendatangkan manfaat lebih besar, khususnya bagi pengembangan objek wisata.
Pembagian THR tidak hanya terbatas pada mereka yang tinggal di desa, namun juga bagi warga yang memiliki Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Desa Wunut, meskipun mereka tinggal di luar desa.
Ke depan, desa ini berharap bisa mengembangkan lebih banyak objek wisata.
"Yang kita kelola baru satu objek, namun ada rencana pengembangan di Umbul Gede dan usaha lainnya. Semoga barokah," pungkas Iwan.***
Artikel Terkait
Kronologi Tragis! 3 Polisi Tewas Saat Gerebek Sabung Ayam di Way Kanan
Promedia Berbagi Kebahagiaan di Ramadan 2025: Salurkan 300 Paket Sembako ke Warga Kota Bandung
Klarifikasi Kepala BB TNBTS Terkait Temuan Ganja dan Larangan Penggunaan Drone di Bromo
Dedi Mulyadi Hapus Utang Pajak Kendaraan Motor Warga Jabar, Simak Masa Berlakunya
Dedi Mulyadi Minta Warga Lapor ke Medsos Jika Temukan Pungli Penghapusan Utang Pajak Kendaraan Motor