Prabowo juga merasakan sejauh ini kabinetnya bekerja secara tim dan penuh kekompakan.
"Saya kira secara objektif kita boleh bangga kita menunjukkan hasil yang menuju pada sasaran kita. Saya merasakan ada suatu kekompakan," jelasnya.
Perintahkan Penegak Hukum Berani Tindak Perusahan 'Nakal'
Baca Juga: Kristia Budiyarto Buzzer Jokowi Jadi Komisaris PT Pelni, Diduga Palsukan CV
Prabowo juga menyoroti jajaran penegak hukum untuk terus menindak perusahaan-perusahaan yang melanggar aturan.
Presiden RI itu mengingatkan agar aturan harus dipatuhi, dan jika ada yang melanggar dapat ditindak dengan hukum yang berlaku.
"Saya juga sudah memberi keputusan kepada unsur penegak hukum, Jaksa Agung, BPKP, Kapolri, dan Panglima TNI untuk menegakkan hukum dan aturan," ujarnya.
Baca Juga: Menteri Nusron Wahid Gamblang Jelaskan Anak-anak Aguan Kuasai Lahan di Desa Kohod
"Khususnya bagi perusahaan-perusahaan yang melanggar ketentuan-ketentuan pertanahan dan hutan. Ketentuan kita harus dipatuhi, tidak ada yang memiliki perlakuan khusus," kata Prabowo lagi.
Selain itu, Prabowo mengancam akan mencabut izin dan mengusai lahan bagi perusahaan 'nakal' yang melanggar aturan.
"Pemerintah akan melaksanakan kewajibannya mencabut izin dan mengusai kembali lahan-lahan tersebut," ujarnya.
Baca Juga: Kondisi Terkini Dampak Banjir dan Longsor di Kabupaten Batang, Masa Tanggap Darurat Dua Pekan
Target Akhir 2025 Semua Anak Indonesia Bisa Makan Bergizi Gratis
Dalam kesempatan yang sama, isu lain yang dibahas Prabowo yakni terkait program makan bergizi gratis (MBG).
Prabowo menargetkan semua anak Indonesia bisa mendapatkan makan bergizi secara gratis pada akhir tahun 2025.
"Program makan bergizi kita sudah berjalan, kita telah luncurkan 6 Januari (2025) lalu," ungkap Prabowo.
"Dan untuk Januari sampai April 2025, program ini sasarannya adalah 3 juta anak," lanjutnya.