"Transformasi keuangan ini bukan sekadar soal angka, tapi soal menjaga amanah jutaan jemaah yang sudah menitipkan uangnya. Kita ingin ekosistem keuangan haji kita sehat dan sustainable untuk jangka panjang," katanya.
Di akhir sambutannya, Dahnil meminta seluruh jajaran untuk segera mengimplementasikan hasil Rakernas dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa seluruh upaya reformasi tata kelola haji harus berorientasi pada peningkatan layanan bagi jemaah.
"Rakernas ini adalah tonggak sejarah. Kita pulang dari sini dengan membawa sistem yang lebih adil dan keuangan yang lebih transparan. Mari kita layani jemaah dengan standar terbaik yang kita miliki," katanya.***