nasional

Tenaga Medis Indonesia Gabung Lagi dalam Operasi ‘Gallant Knight 3’ di RS Apung UEA

Kamis, 25 Desember 2025 | 16:59 WIB
RS Apung UEA tempat gelombang kelima tim media Indonesia gabung dalam operasi kemanusiaan. (Istimewa)

KONTEKS.CO.ID - Rumah Sakit Apung Uni Emirat Arab (UEA) di Al-Arish menerima kedatangan gelombang kelima tim medis Indonesia yang akan bergabung dalam Operasi ‘Gallant Knight 3’.

Rombongan ini terdiri atas dokter dan perawat dari berbagai bidang spesialisasi yang akan bekerja bersama tenaga medis UEA.

Hal ini dalam memberikan layanan kesehatan bagi pasien Palestina dan korban luka yang datang dari Jalur Gaza.

Baca Juga: Soal Dugaan Aliran Uang Korupsi Bank BJB dari Ridwan Kamil ke Aura Kasih, Ini Respons KPK

Kehadiran tim medis Indonesia tersebut melengkapi kolaborasi kemanusiaan antara kedua negara dalam penyediaan layanan kesehatan bertaraf internasional.

Mereka berperan dalam memperkuat kesiapan rumah sakit dalam menangani kasus kritis dan kompleks, sekaligus memperluas cakupan jenis layanan yang dapat diberikan kepada para pasien.

Para tenaga kesehatan Indonesia yang tergabung dalam kelompok terbaru ini memiliki keahlian di bidang ortopedi, bedah, anestesiologi, penyakit dalam, dan radiologi.

Baca Juga: Gubernur Bobby Nasution Perpanjang Lagi Masa Tanggap Darurat Bencana di Sumut

Kehadiran mereka menambah kapasitas rumah sakit dalam menerima lebih banyak pasien sekaligus memastikan penanganan yang lebih komprehensif.

Partisipasi tim medis Indonesia juga dinilai mencerminkan eratnya hubungan kemanusiaan antara UEA dan Indonesia.

Kerja sama ini menunjukkan komitmen kedua negara dalam memperkuat solidaritas dan dukungan bagi upaya penanganan krisis kemanusiaan yang menimpa rakyat Palestina.

Baca Juga: Stasiun Bumi Rancabungur Indonesia Sukses Luncurkan Roket BlueBird Block-2 Milik ISRO India

Rumah Sakit Apung UEA di Al-Arish terus menjalankan perannya di bawah Operasi Gallant Knight 3 sejak layanan medisnya diresmikan pada 23 Februari 2024.

Fasilitas ini memiliki kapasitas 100 tempat tidur bagi pasien serta 100 tempat tidur bagi pendamping, dilengkapi ruang operasi, unit perawatan intensif, layanan radiologi, dan laboratorium.

Halaman:

Tags

Terkini