KONTEKS.CO.ID – Wakil Komisi III DPR Ahmad Sahroni menolak melayani debat terbuka yang dilayangkan Salsa Erwina Hutagalung, influencer sekaligus diaspora Indonesia di Denmark.
Tantangan itu sendiri dilayangkan Salsa Erwina Hutagalung karena Ahmad Sahroni menyebut masyarakat yang meminta DPR dibubarkan adalah orang paling tolol sedunia.
Hal ini terkait aksi demo 25 Agustus 2025 yang mengkritik tunjangan rumah dinas anggota DPR yang mencapai Rp50 juta per bulan.
Baca Juga: Thom Haye Resmi Berseragam Persib Bandung, Ini Respons Erick Thohir
Ia menilai respons Sahroni tak pantas dilayangkan seorang anggota Dewan terhormat.
Tantangannya tak dianggap, Salsa pun kembali melayangkan omongan pedas kepada kader Partai NasDem itu.
Persoalannya makin panas karena Salsa melihat foto dirinya masuk ke feeds Instagram Sahroni. Lalu ia menyindir harta kekayaan milik Sahroni yang dinilai tak sepadan dengan keberaniannya.
Baca Juga: Kementerian UMKM Tekankan KUR Sektor Produksi Indonesia Timur Perlu Ditingkatkan
“Uang sebanyak itu nggak bisa membeli kamu keberanian, nggak bisa membeli kamu nyali, nggak bisa membeli kamu akuntabilitas untuk bertanggung jawab sama perkataan kamu,” cetus Salsa pada unggahan Instagram pribadinya, dikutip Kamis 28 Agustus 2025.
Alumni UGM itu juga menyinggung Sahroni yang tak berani datang berdebat, tapi tetap menikmati seluruh unggahan miliknya di media sosial.
Salsa berharap, kehadirannya mampu menjadi pembelajaran bagi wakil rakyat dari Jakarta itu mengenai cara berargumen dengan baik. Yakni, berdasarkan data, logika serta empati pada penderitaan masyarakat.
Baca Juga: Presiden Partai Buruh Bela Mahasiswa dan Pelajar yang Ikut Demonstrasi 28 Agustus
“Apakah uang kamu yang sebanyak itu nggak mampu membeli kamu empati? Teman-teman lihat nih ya, uang bukan segalanya. Orang yang uangnya udah nggak ada serinya, yang pentang-pentang pamer kekayaan di tengah kemiskinan masyarakat, dan mati empatinya, ternyata nggak bisa membeli dia keberanian untuk bisa bertanggung jawab sama katanya sendiri loh,” paparnya.