Diskusikan soal plagiarisme, hak cipta, serta bagaimana menggunakan teknologi secara etis dan bertanggung jawab.
6. Perbarui Kompetensi Digital Guru
Agar tidak tertinggal, guru juga perlu terus belajar. Ikuti pelatihan, webinar, atau komunitas pendidikan digital.
Dengan memahami cara kerja ChatGPT dan alat AI lainnya, guru bisa lebih siap menghadapinya dan bahkan mengintegrasikannya dalam strategi pembelajaran.
7. Bangun Hubungan yang Kuat dengan Murid
Di tengah era digital, peran guru sebagai pendamping dan motivator tidak tergantikan oleh teknologi.
Empati, perhatian, dan komunikasi dua arah tetap menjadi fondasi kuat dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna.
Era ChatGPT bukan ancaman, melainkan kesempatan untuk memperbarui cara mengajar agar lebih adaptif, kreatif, dan relevan.
Baca Juga: Kunjungan Dr. Zakir Naik ke Indonesia Batal, Sponsor Utama Diduga Lakukan Penipuan
Dengan strategi yang tepat, guru bisa tetap menjadi sosok penting yang tidak hanya mengajar, tapi juga membentuk karakter dan pola pikir murid di tengah arus teknologi yang kian deras.***