• Sabtu, 18 April 2026

Kesiapan Mental dan Spiritual Petugas Jadi Kunci Sukses Haji 2026

Photo Author
Eko Priliawito, Konteks.co.id
- Jumat, 17 April 2026 | 14:42 WIB
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelang keberangkatan petugas haji pada Jumat (17/4/2026) di Asrama Haji Pondok Gede. (Dok: Kemenhaj)
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelang keberangkatan petugas haji pada Jumat (17/4/2026) di Asrama Haji Pondok Gede. (Dok: Kemenhaj)

 

KONTEKS.CO.ID - Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menekankan pentingnya kesiapan mental, spiritual, serta orientasi pelayanan bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dalam mendukung kelancaran ibadah haji 1447 H/2026 M.

Pesan tersebut disampaikan saat memberikan arahan menjelang keberangkatan petugas haji pada Jumat, 17 April 2026 di Asrama Haji Pondok Gede.

Menurutnya, peran PPIH tidak hanya sebatas tugas administratif atau teknis, melainkan bagian dari ibadah yang sarat nilai pengabdian.

“Kita siap menyukseskan Haji 2026. Kesiapan mental menjadi penting, termasuk kemampuan mengelola emosi, agar kekuatan fisik yang kita miliki benar-benar ditopang oleh kekuatan rohani yang siap,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh petugas menata niat sebagai bentuk ibadah melalui pelayanan kepada jemaah.

Baca Juga: Bupati Malang Lantik Anak Kandung Jadi Kadis, PDIP: Etika Publik Dipertaruhkan!

“Niatkan pelepasan ini bahwa kita semua sedang menunaikan ibadah melalui peran sebagai petugas haji yang melayani jemaah agar mereka dapat menjalankan ibadah dengan baik. Ini adalah misi suci, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, agama, dan bangsa,” tegasnya.

Sebanyak 363 PPIH yang bertugas di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara dijadwalkan berangkat menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz. Wamenhaj menilai, keberhasilan penyelenggaraan haji sangat bergantung pada kinerja para petugas di lapangan.

“Banyak harapan yang dititipkan kepada kita. PPIH adalah ujung tombak kesuksesan. Jemaah kita adalah mereka yang telah memenuhi istithaah, yang berjuang dan berani mengupayakan diri agar bisa berhaji. Semangat spiritual jemaah Indonesia sangat luar biasa, dan itu adalah amanah yang harus kita jaga,” lanjutnya.

Ia menambahkan, latar belakang jemaah haji Indonesia yang beragam menuntut pelayanan yang inklusif dan penuh empati.

Baca Juga: Andrie Yunus Kirim Surat ke Prabowo, Bagaimana Perkembangan Kasus Saya?

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Eko Priliawito

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X