• Sabtu, 18 April 2026

Seskab Teddy Tegaskan Isu Indonesia Chaos Keliru, Kondisi Tetap Terkendali

Photo Author
Eko Priliawito, Konteks.co.id
- Sabtu, 11 April 2026 | 11:15 WIB
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat, 10 April 2026. (Foto: AZK).
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat, 10 April 2026. (Foto: AZK).

 

KONTEKS.CO.ID - Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas nasional serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang berpotensi memicu kecemasan publik.

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, menegaskan bahwa isu yang menyebut Indonesia akan mengalami kekacauan dalam waktu dekat tidak berdasar.

“Tidak ada itu chaos-chaos. Yang ada adalah semuanya terkendali,” ujar Seskab dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip pada Sabtu, 11 April 2026.

Ia menekankan bahwa kondisi nasional saat ini tetap stabil. Berbagai narasi yang berkembang di ruang publik terkait potensi kekacauan dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Menurut Teddy, pemerintah mampu menjaga stabilitas di tengah dinamika global, termasuk konflik di Timur Tengah. Salah satu indikatornya adalah terkendalinya harga kebutuhan pokok, termasuk keputusan untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Baca Juga: Tiba di Markas KPK, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Langsung Digarap Intensif

“Daya beli masyarakat terjaga, dan yang paling penting, yang paling nyata, pemerintahan Pak Prabowo Subianto sudah dua kali melaksanakan Lebaran,” tambahnya.

Seskab juga menyoroti fenomena yang disebut sebagai “inflasi pengamat”, yakni munculnya berbagai opini yang tidak didukung data akurat dan berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya penyampaian informasi yang bertanggung jawab.

“Boleh kita berbeda pandangan, boleh berbeda pendapat, silakan beri kritik, tapi jangan sampai kita memberi statement yang mengarah pada kecemasan, membuat orang cemas terhadap negeri ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Teddy juga menegaskan komitmen pemerintah terhadap penegakan hukum yang transparan dan akuntabel, termasuk terkait proses penggeledahan di Kementerian Pekerjaan Umum oleh aparat penegak hukum. Pemerintah, kata dia, terbuka terhadap seluruh proses hukum yang berjalan.

“Siapapun bila bersalah dan kalau terbukti ya, itu silakan diperiksa, termasuk keluar dan ke dalam,” katanya.

Baca Juga: Satgas PKH Selamatkan Rp31 Triiun Uang Negara, Prabowo: Bisa Perbaiki 34 Ribu Sekolah

Terkait agenda internasional Presiden, Seskab mengungkapkan adanya rencana kunjungan ke sejumlah negara, termasuk Rusia, guna memperkuat kerja sama strategis, khususnya di sektor energi. Namun, rincian lebih lanjut akan disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Eko Priliawito

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X