KONTEKS.CO.ID - Pemerintah dipastikan telah mematangkan regulasi terkait kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah dalam menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) nasional yang terdampak oleh eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengonfirmasi bahwa pembahasan teknis mengenai skema WFH tersebut telah tuntas dalam rapat lintas kementerian yang berlangsung intensif.
Meski demikian, Tito menegaskan bahwa pengumuman resmi terkait detail aturan tersebut akan disampaikan dalam satu pintu oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Pengalaman Pandemi Jadi Modal Utama
Mendagri menilai penerapan WFH bukan lagi tantangan baru bagi birokrasi Indonesia. Pengalaman mengelola pemerintahan saat pandemi COVID-19 beberapa tahun lalu menjadi modal kuat bahwa produktivitas tetap bisa terjaga meski intensitas kehadiran fisik di kantor dikurangi.
"Soal WFH sudah dirapatkan, tapi nanti biar satu suara. Kemarin yang mimpin rapat kan Menko Ekonomi didampingi juga Menko PMK," kata Mendagri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 25 Maret 2026.
"Jadi, biar yang mengumumkan Pak Menko Ekonomi. Kita hanya memberikan masukan-masukan saja, tapi saya tidak berwenang menyampaikan detailnya ke publik," ujar Tito.
Kesiapan Daerah dan Pengecualian Sektor Esensial
Tito juga menjamin bahwa jajaran pemerintah daerah (pemda) secara prinsip telah siap mengimplementasikan kembali sistem kerja fleksibel ini.
Namun, ia menyadari adanya sejumlah kepala daerah baru yang memerlukan penyelarasan instruksi agar pelayanan publik tidak terganggu.
Beberapa sektor vital dipastikan tidak akan terkena dampak WFH guna menjaga stabilitas layanan masyarakat di lapangan.
"Tidak ada masalah, pemda juga sudah banyak pengalaman. Cuma karena ada kepala daerah baru, nanti saya akan beri penjelasan."
Artikel Terkait
Menko PMK Sebut Pembelajaran Tatap Muka Tetap Berjalan saat Krisis Global, Tak Jadi Online?
KSP Muhammad Qodari: 101 Sekolah Rakyat Tahap Dua Ditargetkan Rampung Juni 2026
Arus Balik Lebaran 2026: Lebih dari 52 Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Jakarta
Mendagri Sebut Sejumlah Menteri Setuju Kebijakan WFH 1 Hari Tiap Minggu, Tunggu Arahan Prabowo
Pria Pemilik 7 SPPG Pamer Insentif Rp6 Juta per Hari Sambil Joget-Joget Kena Sanksi, BGN: Ini Bukan Bisnis, Jangan Aneh-Aneh!
Rekor Baru Mudik Lebaran 2026, Jasa Marga Catat 270 Ribu Kendaraan dalam Sehari
Periksa Yaqut Hari Ini, KPK Bidik Pihak Lain dalam Skandal Korupsi Kuota Haji
Viral Jokowi Bagi-Bagi Kaus 'Militan' dari Dalam Mobil, Kerumunan Warga Pecah di Solo
3 Jam Digarap KPK Terkait Korupsi Kuota Haji, Yaqut: Saya Capek, Harus Istirahat!
Wikimedia Commons Resmi Diblokir Pemerintah Hari Ini! Ada Apa dengan Wikipedia? Cek Faktanya di Sini!