Sementara dari jajaran Rais Syuriyah hadir KH Abdullah Kafabihi Mahrus, KH Idris Hamid, KH Mu’adz Thohir, KH Muhibbul Aman Aly, KH Imam Buchori Cholil, KH Muhammad Cholil Nafis, dan H Mohammad Nuh.
Baca Juga: Gubernur Bobby Nasution Perpanjang Lagi Masa Tanggap Darurat Bencana di Sumut
Kehadiran para kiai senior dan tokoh kunci organisasi itu memberi bobot signifikan pada pertemuan di Lirboyo.
Selain menghadirkan nuansa spiritual dan kultural khas tradisi pesantren, forum tersebut juga menampilkan dimensi moral leadership yang selama ini menjadi fondasi NU dalam menyelesaikan perbedaan melalui keteduhan, bukan ketegangan.
Dari jajaran Katib Syuriyah turut hadir KH Athoillah Sholahuddin Anwar, KH Ahmad Nadhif Abdul Mujib, KH Afifuddin Dimyathi (Gus Awis), KH Abdul Latif Malik, Gus Aunullah A’lal Habib, H Tajul Mafakhir, H Abdul Moqsith Ghazali, serta H Sarmidi Husna.
Baca Juga: Gubernur Bobby Nasution Perpanjang Lagi Masa Tanggap Darurat Bencana di Sumut
Rangkaian kehadiran ini menunjukkan kuatnya dukungan struktural terhadap upaya pendinginan situasi, hingga memunculkan komitmen menggelar muktamar bersama secepatnya.***
Artikel Terkait
PBNU Bentuk Tim Pencari Fakta Dugaan Sabotase Digdaya NU, Libatkan Ahli IT dan Investigasi Menyeluruh
Dokumen Pertemuan Forum Lirboyo yang Desak Gus Yahya Mundur Bocor, Ini Respons PBNU
Tunggu Respons Rais Aam PBNU 3x24 Jam, Gus Yahya: Sejak Detik Pertama Saya Menginginkan Islah
Rais Aam PBNU Tegaskan Kronologi Pencopotan Gus Yahya Lewat Proses Kelembagaan Resmi