metro

Satgas Khusus Kamseltibcarlantas Urai Horor Macet karena Perbaikan GT Dalam Kota

Kamis, 25 September 2025 | 18:23 WIB
Satgas Khusus Kamseltibcarlantas saat melakukan pengaturan di Gerbang Tol Semanggi 2, Kamis 25 September 2025 sore. (X.com TMC Polda Metro Jaya)

KONTEKS.CO.ID – Perbaikan sejumlah gerbang tol dalam kota yang rusak karena demo rusuh pada akhir Agustus lalu menyebabkan kemacetan parah di jalanan utama Jakarta.

Merespons kondisi tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya atau PMJ meresmikan Satgas Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

Menurut Kabag Ops Ditlantas PMJ Kompol Robby Hefados, satgas dibentuk dalam mengantisipasi kemacetan dampak perbaikan sejumlah gerbang tol dalam kota.

Baca Juga: Polri Kirim 10 Polisi Terbaik untuk Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah

Mereka bakal bertugas sampai tanggal 10 Oktober 2025 atau selama masa perbaikan gerbang tol. Satgas berada di lokasi mulai pukul 15.00 WIB.

"Kami sudah menyiapkan Satgas Kamseltibcarlantas yang diterjunkan mulai dari siang hari ini (Kamis) jam 3 sore sampai nanti kondisi arus lalu lintas stabil atau kondusif, dan dilanjutkan pada esok hari," ungkap Robby kepada wartawan di Jakarta, Kamis 25 September 2025.

Satgas terbagi menjadi tiga sif demi membantu mengarahkan pengendara untuk mengambil jalur alternatif gerbang tol.

"Kami sudah membentuk (satgas khusus), ada tiga tim yang silih berganti untuk melakukan pengaturan dan pola-pola rekayasa lalu lintas. Yakni, membantu mengarahkan masyarakat untuk mengambil jalur alternatif gerbang tol yang bisa dilintasi untuk masuk ke dalam tol," papar Robby.

Baca Juga: Kapten Liverpool Kritik Kartu Merah Ekitike: Dua Tindakan yang Tak Perlu oleh Pemain Muda

"Rekayasanya mengarahkan masyarakat untuk menggunakan GT Semanggi 2 dan GT Kuningan 2. Jadi, tidak mengantre lagi di GT Semanggi 1 karena ditutup," lanjutnya.

Robby juga mengimbau masyarakat untuk mengambil ruas alternatif demi menghindari kepadatan, di antaranya melalui tol lingkar luar.

"Kami menyarankan masyarakat, khususnya agar bisa mengambil jalur alternatif lain seperti menggunakan ruas Tol Wiyoto Wiyono, ataupun menggunakan ruas Tol Depok-Antasari dan ruas Tol JORR. Sementara bisa menggunakan ruas ruas tol tersebut," sarannya.

Jasa Marga sendiri telah membuka kembali sejumlah gerbang tol pada Kamis pagi tadi. Ada lima gerbang tol yang sebelumnya akan ditutup untuk perbaikan, tapi akhirnya dibuka secara parsial.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Keluarkan Aturan Baru KUR Rumah, Subsidi Bunga KPR hingga 10 Persen  

Halaman:

Tags

Terkini