KONTEKS.CO.ID - Garuda Indonesia berencana menggunakan pesawat buatan China yang terproduksi oleh Commercial Aircraft Corp of China Ltd. (Comac). Tepatnya pesawat Comac C919.
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) Wamildan Tsani Panjaitan membenarkan rencana itu. Namun saat ini Perseroan masih pada tahap penjajakan penggunaan pesawat buatan China, Comac C919.
Hanya ia menjelaskan, proses pengoperasian pesawatnya masih butuh proses yang panjang. “Saya belum bisa jawab (penggunaan pesawat buatan China Comac). Namun kalau komunikasi sudah mulai, untuk pesawatnya kita operasikan kan itu prosesnya masih cukup panjang,” kata Wamildan, mengutip Sabtu 4 Januari 2024.
Baca Juga: Ketum Kadin Arsjad Rasjid Perintahkan Pengusaha Kembalikan Selisih PPN 12 Persen ke Konsumen
Untuk publik ketahui, maskapai yang hampir bangkrut itu berencana mengoperasikan minimal 20 pesawat sepanjang 2025.
Di bulan ini, Perseroan bakal mendapatkan 2 pesawat Boeing dan 1 pesawat beroperasi pada Februari 2025. ***
Artikel Terkait
Mantan Anggota DPR Jadi Tersangka Kasus Suap Rp100 M Pengadaan Pesawat Garuda
Usut Suap Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Dalami Rapat-rapat di DPR
Mesin Pesawat Terbakar di Udara, Kemenag Warning Garuda Indonesia!
Bos Garuda Indonesia Beri Penjelasan Mesin Pesawat Bawa Jemaah Haji Gowa Terbakar di Udara
Delay 28 Jam, Kemenag Ancam Tak Lagi Gunakan Jasa Garuda Indonesia di Musim Haji 2025