• Sabtu, 18 April 2026

Tenaga Kerja Lokal di Pabrik Lokal BYD dan VinFast Belum Mampu Mengisi Posisi Strategis

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Rabu, 15 April 2026 | 16:34 WIB
Mobil BYD Atto 1 Premium menempuh rute Yogyakarta-Solo-Semarang selama uji coba media pada 14 Agustus 2025. (BYD)
Mobil BYD Atto 1 Premium menempuh rute Yogyakarta-Solo-Semarang selama uji coba media pada 14 Agustus 2025. (BYD)

KONTEKS.CO.ID - Di balik derasnya perekrutan tenaga kerja oleh BYD dan VinFast ternyata ada tantangan besar terkait kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal untuk mengisi posisi strategis.

Meski separuh tenaga kerja berasal dari Jawa Barat, banyak posisi teknis dan strategis masih diisi pekerja dari luar daerah.

Mereka terutama yang memiliki keahlian khusus dan kemampuan bahasa asing seperti Mandarin.

Baca Juga: Pabrik BYD VinFast Serap Ribuan Pekerja, Warga Jabar Mulai Kebagian Kue Industri Kendaraan Listrik

“Mulai tahun ini, kebutuhan tenaga kerja teknis cukup tinggi,” kata Rona Mairansyah, Kepala Disnaker Pemkab Subang, baru-baru ini.

“Kami berharap posisi ini ke depan bisa diisi oleh tenaga lokal melalui peningkatan pelatihan dan kompetensi.”

Kebutuhan tersebut sejalan dengan ekspansi besar industri EV di Subang.

Baca Juga: Pramono Anung Copot Lurah Kalisari Soal Aduan Aplikasi JAKI Dibalas Foto AI

Pabrik BYD yang dibangun dengan investasi sekitar Rp11,2 triliun ditargetkan mampu memproduksi hingga 150 ribu unit kendaraan listrik per tahun.

Tempat industri itu disebut mampu menyerap lebih dari 18 ribu tenaga kerja.

Lokasinya yang dekat dengan Pelabuhan Patimban menjadi nilai tambah untuk mendukung ekspor global.

Baca Juga: Ngaku Dilecehkan Saat Usia 19 Tahun, Mahasiswi UBL Laporkan Dosen ke Polisi

Di sisi lain, VinFast telah lebih dulu meresmikan pabriknya pada Desember 2025 dengan kapasitas awal 50 ribu unit per tahun.

Fasilitas ini ditargetkan beroperasi penuh pada 2026 dan menyerap ribuan tenaga kerja tambahan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ari DP

Artikel Terkait

Terkini

X