KONTEKS.CO.ID - Pemerintah Indonesia menegaskan kondisi ekonomi nasional tetap terkendali meski dunia tengah dilanda ketidakpastian.
Sejumlah kebijakan strategis pun disiapkan untuk menjaga stabilitas sekaligus merespons dinamika global yang terus berubah.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar secara hybrid pada Selasa, 31 Maret 2026, sebagai bentuk langkah antisipatif pemerintah menghadapi berbagai risiko ekonomi global.
Respons Cepat Hadapi Tekanan Global
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Mulai Pusing Tagihan Membengkak, Trump Lirik 'Kantong' Negara Arab buat Bayar Biaya Perang Iran
Menurutnya, langkah tersebut bertujuan memastikan ketahanan ekonomi nasional tetap terjaga di tengah berbagai tekanan eksternal.
“Kondisi perekonomian nasional tetap stabil dengan fundamental yang kokoh. Stok BBM nasional dalam kondisi aman dan stabilitas fiskal tetap terjaga,” ujar Airlangga, dikutip Rabu, 1 April 2026.
Ia juga menilai situasi global yang penuh tantangan tidak selalu berdampak negatif. Justru, kondisi tersebut bisa menjadi peluang untuk mempercepat perubahan menuju sistem ekonomi yang lebih modern.
“Situasi ini bukanlah hambatan, melainkan momentum bagi kita untuk melakukan akselerasi perubahan perilaku yang modern dan efisien,” ungkapnya.
Fiskal Dijaga, Defisit Tetap Terkendali
Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pengelolaan anggaran negara tetap dilakukan secara disiplin dan hati-hati.
Ia menegaskan bahwa hingga akhir tahun, kondisi fiskal diproyeksikan tetap stabil dengan defisit yang terjaga sesuai perencanaan.
“Kami selalu menjaga anggaran berkesinambungan dan dengan itu pun kami masih mempunyai ruangan untuk memberi cushion atau bantalan terhadap gejolak perekonomian dunia. Hitungan kita sekarang sampai rata-rata akhir tahun pun anggaran kita tetap berkesinambungan dan defisitnya tetap terkendali,” terang Purbaya.
Baca Juga: Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Mulai 1 April 2026 di Tengah Krisis Energi Dunia
Ia juga menenangkan masyarakat agar tidak khawatir terhadap kondisi anggaran negara.
“Jadi teman-teman media dan masyarakat tidak perlu khawatir defisitnya tidak terkendali dan anggarannya morat-marit. Kita kendalikan dengan baik semuanya dan kita sudah hitung sampai dengan akhir tahun,” tandasnya.
Pemerintah menilai Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang cukup kuat untuk menghadapi gejolak global.
Dengan kebijakan yang terukur dan koordinasi lintas sektor, stabilitas ekonomi nasional diyakini tetap terjaga.
Langkah-langkah yang diambil juga diarahkan untuk melindungi kepentingan masyarakat sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi tetap berlanjut di tengah situasi dunia yang dinamis.***
Artikel Terkait
Fix, Aturan Baru BBM Subsidi Berlaku 1 April: Pertalite Maksimal 50 Liter, Solar Mulai Diperketat
WFH Jumat bagi ASN Resmi Berlaku dan Kuota BBM Dibatasi, Hemat Anggaran Negara Tembus Rp130 T
Harga BBM Pertalite dan Pertamax Dipastikan Tak Naik pada 1 April 2026, tapi SPBU Masih Antre Panjang
Alasan Masyarakat Tetap Antre di SPBU saat Harga BBM Pertalite dan Pertamax Pemerintah Pastikan Tak Naik pada 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Mulai 1 April 2026 di Tengah Krisis Energi Dunia