• Sabtu, 18 April 2026

Alasan Masyarakat Tetap Antre di SPBU saat Harga BBM Pertalite dan Pertamax Pemerintah Pastikan Tak Naik pada 1 April 2026

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Selasa, 31 Maret 2026 | 23:52 WIB
Masyarakat berharap pemerintah bisaas memastikan ketersedian BBM subsidi dan nonsubsidi di masa perang AS-Israel vs Iran. (Foto: Konteks/Muh Iqbal M)
Masyarakat berharap pemerintah bisaas memastikan ketersedian BBM subsidi dan nonsubsidi di masa perang AS-Israel vs Iran. (Foto: Konteks/Muh Iqbal M)

KONTEKS.CO.ID – Masyarakat terpantau masih antre di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) seusai pemerintah mengumumkan harga BBM subsidi Pertalite – solar dan nonsubsidi Pertamax tak naik.

Setidaknya antrean terjadi di 3 (tiga) SPBU yang ada di seputaran wilayah Tebet, Jaksel, pada Selasa 31 Maret 2026 malam.

Menurut sejumlah pemotor yang antre, mereka sudah mengetahui bahwa harga BBM Pertalite dan Pertamax tidak naik. Hanya mereka gamang soal ketersediaan pasokan bahan bakar minyak.

Baca Juga: Harga BBM Pertalite dan Pertamax Dipastikan Tak Naik pada 1 April 2026, tapi SPBU Masih Antre Panjang

Terlebih, di sejumlah negara mulai terjadi keributan dan kelangkaan BBM akibat gangguan pasokan dari Selat Hormuz.

“Bingung Mas, soalnya banyak pemberitaan di beberapa negara yang cadangan BBM-nya lebih lama jumlah harinya masih terjadi masalah di SPBU-nya. Sementara kita lebih pendek,” ungkap Yatiman, 32, pekerja swasta di SPBU Jalan Soepomo, Jakarta Selatan, Selasa malam.

“Ya cuma jaga-jaga aja,” imbuhnya.

Hal sama disampaikan Rudi, 46, warga Menteng Dalam, Tebet, Jaksel. Ia masih mengkhawatirkan kesinambungan pasokan.

Baca Juga: Sekolah Tetap Tatap Muka, WFH Tak Berlaku untuk Sektor Pendidikan

Rudi mengaku ikut mengantre karena melihat di sejumlah SPBU banyak terjadi antrean. “Ikut-ikutan juga sih, liat banyak yang antre,” katanya.

Sekadar informasi, pemerintah telah memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan solar, maupun nonsubsidi Pertamax besok, Rabu 1 April 2026, tidak naik.

Meskipun sudah digaransi langsung oleh pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, ternyata masih banyak pemandangan antrean kendaraan, terutama sepeda motor, yang tak biasa.

Baca Juga: MPR Ikut WFH dan WFA Mulai 1 April, Listrik Kantor Padam Jam 18.00: Langgar Aturan Kena Sanksi

Kondisi ini berdasarkan pantauan Konteks di tiga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di sekitaran Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa 31 Maret 2026, malam.

Antrean tak biasa terjadi di dua SPBU di Jalan Soepomo, tepatnya di samping dan di depan Universitas Sahid. Kemudian SPBU di Jalan Casablanka, tepatnya di seberang Mal Kota Kasablanka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X