• Sabtu, 18 April 2026

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Sebut Proyek Jumbo Blok Masela Siap Digeber, Investasi Bisa Tembus Rp300 Triliun!

Photo Author
Rizki Adiputra, Konteks.co.id
- Selasa, 31 Maret 2026 | 06:37 WIB
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia sebut proyek jumbo Blok Masela siap digeber (Foto: BPMI Septres RI)
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia sebut proyek jumbo Blok Masela siap digeber (Foto: BPMI Septres RI)

KONTEKS.CO.ID - Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang bukan sekadar agenda diplomatik.

Dari Tokyo, pemerintah langsung menggeber langkah konkret untuk mempercepat investasi besar di sektor energi, termasuk proyek strategis Blok Masela dan transisi energi nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengaku, dirinya mendapat tugas khusus dari Presiden selama kunjungan tersebut.

“Atas arahan Bapak Presiden Prabowo, saya itu ditugaskan untuk melakukan dua hal dalam kunjungan di Jepang. Pertama adalah memastikan percepatan tentang investasi di transisi energi. Yang kedua adalah menyangkut INPEX, Blok Masela,” ujar Bahlil dalam keterangannya di Tokyo, Senin, 30 Maret 2026.

Baca Juga: Proyek LNG Abadi Rp326 Triliun di Blok Masela Maluku Serap Ribuan Pekerja Indonesia

Dua agenda ini kata dia, menjadi fokus utama pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi sekaligus menarik investasi global.

Blok Masela Masuk Fase Krusial

Menurut Bahlil, proyek Blok Masela yang selama ini tertunda kini mulai menemukan titik terang.

Ia menjelaskan bahwa nilai dasar proyek (DPOD) mencapai sekitar USD20 miliar, ditambah sekitar USD1 miliar untuk teknologi penangkapan karbon (CCS).

“Atas arahan Bapak Presiden di tahun 2025, kami melakukan pertemuan intensif dan alhamdulillah sudah selesai, total project-nya USD20,9 miliar karena dia tambah CCS 1 miliar, DPOD-nya itu USD20 miliar," bebernya.

"Tetapi dengan perkembangan geopolitik yang seperti ini kemungkinan besar akan nambah. Jadi total investasi kita kurang lebih sekitar Rp300 triliun lebih,” tambah Bahlil.

Nilai investasi tersebut diperkirakan masih bisa bertambah seiring dinamika global.

Kunci Ketahanan Energi Nasional

Presiden Prabowo, kata Bahlil, menekankan percepatan proyek ini karena dampaknya yang besar bagi Indonesia.

“Kalau ini mampu kita lakukan maka ketahanan energi kita di sektor migas itu akan semakin kuat dan sekaligus menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain gas di dunia,” tegasnya.

Blok Masela dinilai sebagai salah satu proyek strategis yang dapat mengangkat posisi Indonesia di pasar energi global.

Dorong Energi Terbarukan

Selain migas, pemerintah juga mempercepat pengembangan energi baru terbarukan sebagai respons terhadap ketidakpastian geopolitik dunia.

Baca Juga: Bahlil Minta Warga Matikan Kompor! Stok Gas Nasional Disorot, Pemerintah Siapkan Skenario WFH Demi Hemat BBM?

“Memang kita lagi dorong untuk mempergunakan seluruh potensi energi lain selain fosil yang kita punya. Kenapa? Karena geopolitik ini kita gak pernah tahu kapan selesai. Jadi mau geotermal, mau air, mau matahari, mau angin, selama ada teknologi harganya efisien, kita akan dorong,” ujarnya.

Lebih lanjut Bahlil menambahkan, capaian dalam kunjungan ini tidak lepas dari koordinasi yang solid antarpejabat pemerintah.

“Ini adalah bagian daripada upaya untuk melakukan itu, dan semua ini sudah tentu bisa terjadi karena koordinasi yang baik yang dilakukan oleh Pak Seskab sebagai ketua kelas dalam mengoordinasi urusan-urusan ini di Jepang,” pungkas dia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rizki Adiputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X