KONTEKS.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ke Istana untuk membahas energi nasional.
"Menyangkut dengan kondisi terkini, geopolitik ya. Menyangkut dengan penutupan Selat Hormuz, Iran," kata Bahlil menukil Antara, Senin, 2 Maret 2026.
Menurut Bahlil, salah satu isu yang dibahas terkait antisipasi pasokan minyak dunia.
Sebab, Indonesia masih impor energi termasuk jelang periode Lebaran saat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) meningkat.
Baca Juga: Angka Pernikahan Merosot, Pemerintah Gencarkan Nikah Massal dan Insentif
Kata Bahlil, harga minyak mentah dunia, termasuk Brent mulai menunjukkan kenaikan usai situasi di Timur Tengah memanas.
"Perlahan-lahan sebagian sudah ada perubahan harga naik," ucapnya.
Namun, dia memastikan kondisi cadangan bahan bakar minyak nasional masih dalam batas aman.
Sementara terkait dampak subsidi energi, Bahlil menyampaikan hingga saat ini belum ada masalah.
Meski demikian, kata dia, harga energi global berpotensi mengalami koreksi apabila ketegangan politik terus meningkat.
Baca Juga: Viral KUA Simangumban Promo Menikah Dapat Durian
Menurut Bahlil, pihaknya akan menggelar rapat bersama Dewan Energi Nasional (DEN) untuk membahas langkah antisipasi atau alternatif guna memastikan pasokan energi dalam negeri tetap aman.
"Besok saya akan rapat dengan Dewan Energi Nasional. Setelah itu baru saya akan menyampaikan hasil analisa dan kajian dari DEN," tandasnya.***
Artikel Terkait
Prabowo Tekan Bahlil: Pengelolaan SDA Harus Berpihak ke Negara, Jangan Cuma Untungkan Pengusaha
Bahlil Pertegas Anak Adies Kadir Gantikan Ayahya di DPR
Konfirmasi Bakal Nyaleg Pada Pemilu 2029, Bahlil Lahadalia Pilih Dapil Papua
Melalui 'Surat Sakti' Bahlil, Perusahaan Terafiliasi Israel Ini Menang Lelang Proyek Panas Bumi di Halmahera
Bahlil: Kepemilikan Saham Indonesia di Freeport Bakal Naik Jadi 63 Persen