Ia berharap acara serupa dengan INABUYER dapat terus dilakukan bukan hanya oleh Kementerian UMKM, tapi juga oleh K/L dan BUMN lainnya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh exhibitor, buyer, dan supplier yang telah berpartisipasi. Sinergi seperti ini penting dengan melibatkan Pemerintah, BUMN, Usaha Besar, dan juga penting untuk mempercepat transformasi UMKM yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
Dalam acara ini, juga dilakukan penandatanganan MoU antara LLP-KUKM SMESCO dengan Himpunan dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), mengenai kemitraan strategis untuk mendukung UMKM mitra SMESCO agar bisa masuk ke pasar ritel modern.
Baca Juga: Saat Sufmi Dasco Sentil PSI, Sindir Logo Kancil di Kongres Gekrafs
Sebagai bagian dari penutupan, penghargaan diberikan kepada sejumlah peserta terbaik, yakni:
- Exhibitor Buyer K/L dengan Potensi Transaksi Terbesar yaitu Kementerian Pertahanan;
- Exhibitor Buyer BUMN dengan Potensi Transaksi Terbesar yaitu Pertamina;
- Exhibitor Buyer Swasta dengan Potensi Transaksi Terbanyak yaitu PT Aeon Indonesia;
- Booth Exhibitor Terbaik yaitu Bank Mandiri dan Bank Indonesia; dan
- Exhibitor Terfavorit (Social Media Based) yaitu Satu Visual & Loving Craft.***
Artikel Terkait
UMKM Siap Panen! Bukan Cuma Sekedar Pameran, Inabuyer 2025 Targetkan Transaksi Rp3 Triliun
Peringati Hari Anak Nasional, Kementerian UMKM Ikut Tanamkan Jiwa Entrepreneur Sejak Dini
Wamen UMKM Sebut Wirausaha Muda Bali Punya Modal Kuat untuk Jadi Besar
Kisah Legit UMKM Kurma Renaco Lejitkan Omzet Bersama Rumah BUMN BRI Jakarta
UMKM Danau Toba Semakin Berdaya Saing Lewat Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro