“Pada Mei 2025 saja, neraca nonmigas menyumbang surplus hingga USD23,10 miliar. Amerika Serikat, India, dan Filipina menjadi mitra dagang utama penyumbang surplus,” jelas Pudji.
Namun, dengan Tiongkok, Australia, dan Brasil, Indonesia masih mencatat defisit neraca nonmigas.
Dari Brasil, barang impor utama antara lain ampas industri makanan, gula dan produk manis, serta kapas.***
Artikel Terkait
Indonesia Anti Resesi, Neraca Dagang Surplus 29 Bulan Berturut Turut
Neraca Perdagangan Indonesia pada Maret 2024 Surplus, Segini Angkanya
Target Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Capai USD43 Miliar pada 2025
Ekspor Lesu, Surplus Neraca Dagang Indonesia Mei 2024 Diprediksi Merosot
IHSG dan Rupiah Sama-Sama Melonjak: BI Umumkan Suku Bunga, M2 hingga Neraca Pembayaran Indonesia Kuartal I-2025