KONTEKS.CO.ID - Humas Gereja Katedral Jakarta, Susyana Suwadie, mengungkapkan, Dewan Kardinal meminta Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo agar tiba lebih cepat ke Vatikan.
Uskup Agung Gereja Katedral Jakarta itu diminta berangkat lebih cepat untuk mengikuti prosesi konklaf atau pemilihan Paus baru.
Rangkaian prosesi konklaf dijadwalkan berlangsung pada 5 Mei 2025 atau tepat satu hari setelah masa berkabung berpulangnya Paus Fransiskus selesai.
Baca Juga: Pedoman Aman Menggunakan AI, tapi Nomor 3 Sering Kita Abaikan
Sebelumnya Kardinal Suharyo direncanakan akan berangkat mengikuti konklaf pada Minggu 4 Mei 2025.
Tetapi Dewan Kardinal memintanya berangkat ke Vatikan lebih cepat sehari, menjadi Sabtu 3 Mei 2025. Sehingga diharapkan bisa tiba keesokan harinya, Minggu 4 Mei.
Baca Juga: Indonesia dan Libya Teken Sembilan Kerja Sama Bisnis, Mulai Jamu hingga Kopi
Dikabarkan Konteks kemarin, Kardinal Suharyo mengaku tak punya persiapan khusus gina menjalani prosesi sakral konklaf.
Sekadar informasi, dia menjadi satu-satunya kardinal Indonesia yang memenuhi syarat guna "dikurung" bersama pimpinan keuskupan lainnya yang berusia di bawah 80 tahun.
Baca Juga: Perawatan Mobil Jarang Pakai: Tips agar Mesin Tetap Prima saat Melaju
Sampai hari ini ada sekitar 135 kardinal yang memenuhi syarat mengikuti proses pemilihan Paus baru pengganti Faus Fransiskus. Mereka berusia di bawah 80 tahun saat hari meninggalnya Pope Francis. ***