Dia lantas meminta tolong teman-temannya di Resimen Arhanud lewat pesan grup WhatsApp.
Tak lama kemudian, sejumlah anggota TNI tiba di lokasi untuk mencari pemuda yang melakukan pengeroyokan.
Namun, tidak disebutkan jumlah teman Darma yang datang ke lokasi tersebut.
"Ketika berada di sebuah warung yang diduga menjadi tempat berkumpulnya mereka, para anggota justru menemukan barang bukti mencurigakan, seperti alat hisap sabu, sisa sabu dalam plastik, dan alat timbang elektrik," ungkap Doddy.
Penemuan ini, lanjut Doddy, memicu ketegangan berujung pada perusakan warung serta satu mobil dan tiga sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi.
Baca Juga: Boleh atau Tidak Kue Keranjang Imlek Dikonsumsi Penderita Diabetes, Ini Penjelasannya!
"Lokasi kejadian tidak jauh dari lokasi barak narkoba," ucapnya.
Menurut Doddy, saat ini situasi telah kondusif dan sudah dilakukan mediasi dengan warga dan ormas PKN.
"Kami telah menggelar apel luar biasa bagi seluruh personel Resimen Arhanud 2/SSM guna mencegah tindakan balasan dan memastikan insiden ini tidak berkembang lebih luas," ungkapnya.
"Kodam I/BB juga telah melakukan mediasi dengan warga serta ormas PKN untuk menyelesaikan permasalahan ini secara damai," tambah Doddy.
Pihaknya, tambah Doddy, telah membuat laporan soal peristiwa pengeroyokan kepada personel TNI diduga oleh anggota ormas itu.
Kemudian, melaporkan soal temuan narkoba di lokasi kejadian.
"Kami membuat laporan atas pengeroyokan dan melaporkan temuan alat narkoba ke pihak kepolisian. Serta melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab terjadinya keributan," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Anak Jadi Penyebab Pelaku Mutilasi Uswatun Khasanah, Buang Potongan Tubuh di 3 Kota Berbeda
BNPB Catat 6 Bencana Banjir dan Tanah Longsor Terjadi Pada Pekan Terakhir Januari 2025, Telan Korban Jiwa dan Luka-luka
Pedagang Es Teh Dipuji Usai Dimaki Gus Miftah, Netizen Malah Cibir Penjual Telur Gulung yang Patok Harga ke Wali Kota Solo
Gempa Hari Ini Magnitudo 5,1 Guncang Kolaka Timur Sultra, Ini Penjelasan BMKG
Banjir Bandang di Jalur Pantura Batang: 6 Perjalanan Kereta Api Terganggu, BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem