KONTEKS.CO.ID - Banjir yang menerjang Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, menyebabkan enam fasilitas penghubung desa terputus, meski genangan terpantau telah surut.
Banjir yang menerjang wilayah Batang, Jateng, terjadi sejak Senin, 20 Januari 2025. Air banjir mulai menggenangi pemukiman sejak pukul 17.00 WIB.
Tidak hanya jembatan, ada lima rumah warga yang rusak berat dan dua rusak ringan akibat bencana ini.
Baca Juga: Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Pekalongan: 17 Orang Meninggal, Korban Hilang Bertambah
Tapi dapat dipastikan tak ada korban jiwa akibat banjir yang menerjang 10 wilayah administrasi setingkat desa atau kelurahan ini.
Namun, dua warga mengalami luka-luka dan sudah dirujuk ke RSUD Limpung. Sementara dua warga yang dikabarkan hanyut berhasil dievakuasi dan telah mendapatkan perawatan medis.
Sebanyak 130 KK atau 500 warga mengungsi akibat banjir ini. Lebih dari 7.000 warga terdampak dan BPBD setempat masih melakukan pendataan untuk warga yang mengungsi.
Baca Juga: Fantastis, Kekayaan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana Capai Rp5,4 Triliun
Sebaran warga terdampak berada di Kecamatan Bawang, Reban, Subah, Tersono, Warungasem, Gringsing, Bandar, Blado, Batang dan Wonotunggal.
Selain jembatan dan rumah, BNPB mencatat fasilitas terdampak berupa satu obyek wisata, satu pembangkit listrik tenaga hidro, dan satu ruas jalan aksesnya tertutup.
Jawa Tengah Dilanda Bencana Hidrometeorologi
Sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Tengah memang dilanda bencana hidrometeorologi sejak akhir Januari 2025.
Baca Juga: Uya Kuya Segera Diperiksa MKD, Buntut Video Viralnya Merekam Rumah Korban Kebakaran Los Angeles
Artikel Terkait
Erupsi Gunung Ibu Status Awas, Enam Desa Harus Segera Dikosongkan
Ditargetkan Segera Kosong, 2.959 Orang di Enam Desa Sudah Dievakuasi Imbas Erupsi Gunung Ibu
5 Kabupaten dan 1 Kota di Lampung Ini Dikepung Banjir, Paling Parah Ada 19 Titik
Sudah 17 Kali Erupsi Hari Ini, Titik Pengungsian Warga Sekitar Gunung Ibu Bertambah
Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Pekalongan: 17 Orang Meninggal, Korban Hilang Bertambah