• Sabtu, 18 April 2026

Gempa Dangkal Guncang Bolaang Mongondow Sulut, Getaran Sempat Kejutkan Warga

Photo Author
Rizki Adiputra, Konteks.co.id
- Kamis, 22 Januari 2026 | 19:13 WIB
Gempa dangkal guncang Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara (Foto: Ilustrasi/Pexels)
Gempa dangkal guncang Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara (Foto: Ilustrasi/Pexels)

KONTEKS.CO.ID - Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,2 mengguncang wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, pada Kamis, 22 Januari 2026 sekitar pukul 18.48 WIB.

Gempa tersebut turut dirasakan di sejumlah wilayah sekitar. Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di koordinat 0,24 Lintang Selatan (LS) dan 124,61 Bujur Timur (BT), atau sekitar 97 kilometer tenggara Bolaang Uki, ibu kota Kabupaten Bolsel.

Gempa terjadi pada kedalaman dangkal, yakni 10 kilometer. Kedalaman gempa yang relatif dangkal berpotensi membuat getaran dirasakan lebih jelas oleh masyarakat di sekitar pusat gempa, meski magnitudonya tergolong sedang.

Baca Juga: Kampung Ragnar Oratmangoen Dihantam Gempa Magnitudo 5,7, Getaran Terasa hingga Saumlaki

Hingga berita ini tayang, belum ada informasi resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.

Tak Berpotensi Tsunami

BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Namun demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, serta menghindari bangunan yang retak atau mengalami kerusakan akibat getaran.

Data yang disampaikan BMKG ini merupakan informasi awal. Dalam keterangannya, BMKG menyertakan disclaimer bahwa pengolahan data masih mengutamakan kecepatan, sehingga hasil analisis dapat mengalami pembaruan seiring masuknya data tambahan.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Maluku Pagi Buta, Berikut Keterangan Lengkap BMKG

Wilayah Sulawesi Utara termasuk kawasan rawan gempa karena berada di zona pertemuan lempeng tektonik aktif.

Aktivitas seismik di kawasan ini kerap terjadi dan memerlukan kewaspadaan berkelanjutan dari masyarakat serta pemerintah daerah.

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi melalui kanal BMKG dan tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rizki Adiputra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X