Sejumlah fakta kejanggalan kemudian disorot publik: perubahan lokasi kecelakaan, luka pada tubuh korban, jeda waktu panjang sebelum sampai rumah sakit, ucapan terakhir Iko yang minta ampun, data medis yang menunjukkan pendarahan hebat, hingga kaitan dengan penangkapan ratusan orang di Polda Jateng.
Semua ini membuat keluarga dan pendamping hukum mendesak agar kasus kematian Iko diusut secara transparan dan tuntas.***
Artikel Terkait
Disinyalir Ada Kejanggalan, Ombudsman Jateng Desak Polisi Transparan Atas Tewasnya Mahasiswa Unnes Iko Juliant Junior
Pasutri Admin Grup Kopi Hitam dan Loker Daerah Provokasi Jarah Rumah Sahroni, Kini Diciduk Polisi
592 Akun Diblokir, 7 Provokator Diciduk Polisi: Sebar Ajakan Bakar Bareskrim, Geruduk Rumah Pejabat
Delpedro Marhaen dan Lima Tersangka Lain Resmi Ditahan di Polda Metro Jaya, Polisi Sebut Peran-perannya