• Sabtu, 18 April 2026

Tersangka Provokasi Serang Mako Brimob Cikeas Sebut Diperintah Anak TNI, Ini Kata Kapolres Bogor

Photo Author
Setiawan Konteks, Konteks.co.id
- Senin, 1 September 2025 | 08:47 WIB
Konferensi pers Polres Bogor dan Kodim 0621 Kabupaten Bogor tentang provokasi penyerangan terhadap Mako Brimob Cikeas. (KONTEKS.CO.ID/Ist)
Konferensi pers Polres Bogor dan Kodim 0621 Kabupaten Bogor tentang provokasi penyerangan terhadap Mako Brimob Cikeas. (KONTEKS.CO.ID/Ist)

KONTEKS.CO.ID - Video seorang pria berinisial M tengah diinterogasi soal provokasi penyerangan Mako Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat (Jabar) beredar di media sosial, salah satunya Instagram.

Pria tersebut mengaku diperintah B, anak dari salah seorang petinggi TNI untuk melakukan penyerangan terhadap Mako Brimob Cikeas.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, pada Minggu malam, 31 Agustus 2025, mengatakan, pengakuan tersangka M tersebut hanya akal-akalan.

Baca Juga: Bentrokan Demonstran dan Aparat Kembali Pecah di Mako Brimob Kwitang

Tersangka M menyebut diperintahkan oleh anak anggota TNI agar lolos dari jeratan hukum.  

“Ia sengaja mencatut nama anak anggota TNI supaya mendapat perlindungan,” ujarnya.

Pengakuan M itu hanya akal-akalan setelah Polres Bogor mengonfrontir dengan pihak yang disebutnya dan melakukan pemeriksaan digital.

Baca Juga: Mako Haram Diserang! Polisi Diminta Tembak Perusuh dengan Peluru Karet Jika Paksa Masuk, Kapolri: Listyo Sigit Siap Dicopot

Berdasarkan hasil tersebut, lanjut Wikha, penyidik tidak menemukan bukti adanya keterlibatan B mapun keluarganya.

Ia mengungkapkan, M bukan kali ini mencatut nama B dan keluarganya agar terhindar dari masalah hukum. M pernah menyampaikan hal serupa saat kedapatan melakukan pelanggaran lalu lintas.

Polres Bogor menyatakan, rencana penyerangan terhadap Mako Brimob Cikeas adalah murni inisiatif tersangka M.

Baca Juga: Bentrokan Demonstran dan Aparat Kembali Pecah di Mako Brimob Kwitang

Polres Bogor menetapkan empat orang tersangka kasus provokasi penyerangan Mako Brimob Cikeas setelah mengamankan 17 orang dalam operasi pengamanan di Kabupaten Bogor pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025.

Wikha menjelaskan, empat orang tersebut memiliki peran penting dalam rencana penyerangan yang beredar lewat pamflet provokatif di media sosial sejak siang hingga malam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Setiawan Konteks

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X