• Sabtu, 18 April 2026

Gubernur Banten Kambinghitamkan Pengembang sebagai Penyebab Banjir di Tangerang Raya

Photo Author
Anis Mutmainah, Konteks.co.id
- Selasa, 8 Juli 2025 | 19:30 WIB
Gubernur Banten Soroti Kelalaian Pengembang sebagai Pemicu Banjir di Tangerang Raya (Instagram/Andrasoni)
Gubernur Banten Soroti Kelalaian Pengembang sebagai Pemicu Banjir di Tangerang Raya (Instagram/Andrasoni)

 

KONTEKS.CO.ID - Gubernur Banten, Andra Soni, menyoroti kelalaian para pengembang perumahan sebagai salah satu penyebab utama banjir yang melanda sejumlah wilayah di Tangerang Raya.

Dalam pernyataannya di Kota Serang pada Selasa 8 Juli 2025, Andra menyebut sistem drainase yang buruk akibat pembangunan permukiman tanpa infrastruktur air yang memadai menjadi faktor yang memperparah genangan saat hujan deras mengguyur.

"Iya, semalam saya terima informasi terkait dengan banjir yang terjadi di beberapa titik di wilayah Tangerang dan saya sudah berkoordinasi dengan DPRD untuk bersinergi, salah satunya dengan memanggil beberapa pengembang,” ujar Gubernur Andra.

 Baca Juga: Dahlan Iskan Resmi Tersangka Kasus Penggelapan atas Laporan Jawa Pos, Media yang Dibesarkannya Pupenyempitan.

Ia menegaskan bahwa pengembang memiliki tanggung jawab untuk membangun saluran air sesuai dengan luas kawasan yang mereka bangun.

Tidak hanya itu, saluran tersebut juga harus terintegrasi secara teknis agar berfungsi dengan optimal dalam mengalirkan air hujan.

“Mereka itu punya kewajiban untuk menyediakan saluran air yang sesuai dengan luas wilayah dan saluran itu harus terintegrasi. Ini yang akan kita pastikan dan koordinasikan,” tegasnya.

Baca Juga: Diplomat Kemlu Arya Daru Tewas di Kos Menteng, Kepala Terbungkus Lakban

Untuk mengantisipasi dan menangani banjir yang masih berpotensi terjadi, Andra telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten untuk segera memetakan wilayah-wilayah rawan genangan dan mempercepat perbaikan saluran air yang tersumbat atau mengalami penyempitan.

“Saya telah memerintahkan kepada Kepala BPBD dan Dinas PUPR untuk memetakan wilayah-wilayah yang mengalami permasalahan drainase agar segera kita tindaklanjuti,” katanya.

Lebih lanjut, Andra mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) mengenai pengendalian banjir di kawasan Jabodetabek-Punjur.

Baca Juga: Kantor Investasi OMC di Palu Tutup Mendadak, Warga Panik dan Merasa Tertipu

Ia berharap Inpres tersebut dapat menjadi dasar yang kuat bagi pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir secara lebih sistematis, khususnya di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan.

“Mohon doa dan dukungannya agar kita menemukan solusinya. Selain curah hujan dan drainase, pasti juga ada masalah lain seperti sungai. Ini semua sedang kita bahas,” imbuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X