Salah satu calon mitra potensial adalah Hon Hai, perusahaan Taiwan yang dikenal dengan nama Foxconn dan selama ini dikenal sebagai perakit iPhone.
Pada Februari lalu, Foxconn menyatakan terbuka untuk membeli saham Renault di Nissan, dan bulan ini perusahaan itu sepakat untuk mengembangkan kendaraan listrik bersama Mitsubishi Motors.
Menurut Yoshida, bantuan eksternal sangat dibutuhkan Nissan saat ini. Ia menilai perusahaan sudah tidak lagi mampu bertahan hanya dengan efisiensi internal atau pemangkasan biaya.***
Artikel Terkait
Nissan PHK 9.000 Pekerja di Seluruh Dunia, Bagaimana Nasib Karyawannya di Indonesia?
Resmi, Nissan dan Honda Konfirmasi Mau Merger, Mitsubishi Kabarnya Ikut Bergabung
Laporan Sebut Honda Ingin Tendang Renault dari Nissan, Biayanya Rp59 Triliun
Belum Kawin, Nissan Mau Ceraikan Honda: Tragedi Mega Merger Otomotif Dunia
Detik-Detik Mobil Nissan Grand Livina Tertabrak KRL di Bogor, Diduga Slip di Rel yang Sedang Diperbaiki