• Sabtu, 18 April 2026

Penuhi Wasiat Terakhir, Mobil Paus Fransiskus Disulap Jadi Klinik Kesehatan Keliling Anak-Anak Gaza

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Senin, 5 Mei 2025 | 16:25 WIB
Seorang pekerja tengah mengubah Mobil Paus menjadi Klinik Kesehatan untuk anak-anak Gaza. (Foto: Vatikan News)
Seorang pekerja tengah mengubah Mobil Paus menjadi Klinik Kesehatan untuk anak-anak Gaza. (Foto: Vatikan News)


KONTEKS.CO.ID - Memenuhi wasiat terakhir dari mendiang Paus Fransiskus, The popemobile atau Mobil Kepausan-nya, akan dialihfungsikan menjadi unit klinik kesehatan bagi anak-anak Gaza di Palestina.

Ini adalah warisan perdamaian Paus Fransiskus di dunia yang masih dilanda konflik. Kedekatan yang ditunjukkannya kepada mereka yang paling rentan selama misinya di dunia.

Mobil Kepausan, kendaraan yang mendiang gunakan untuk melambaikan tangan dan mendekat dengan jutaan umat Katolik di seluruh dunia, kini tengah diubah menjadi unit kesehatan keliling bagi anak di Jalur Gaza.

Baca Juga: PT Zoey Cosmedica Putra Produsen BOGOTA Night Cream Mengandung Bahan Berbahaya

Permintaan Terakhir untuk Anak-Anak Gaza

Ini adalah permintaan terakhirnya untuk orang-orang yang kepada mereka Pope Francis telah menunjukkan solidaritas selama masa kepausannya, terutama dalam beberapa tahun terakhir.

Dan dalam bulan-bulan terakhirnya, Paus mempercayakan inisiatif tersebut kepada Caritas Jerusalem, yang berupaya untuk menanggapi krisis kemanusiaan yang mengerikan di Gaza, tempat hampir satu juta anak telah mengungsi.

Di tengah perang yang mengerikan, infrastruktur yang ambruk, sistem perawatan kesehatan yang rusak, dan kurangnya pendidikan, anak-anak adalah yang pertama menanggung akibatnya, dengan kelaparan, infeksi, dan kondisi lain yang dapat dicegah yang membahayakan nyawa mereka.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih Dikhawatirkan Jadi Bacakan Politik

Paus Fransiskus sering menyatakan, "Anak-anak bukanlah angka. Mereka adalah wajah. Nama. Cerita. Dan masing-masing adalah sakral." Dan dengan hadiah terakhir ini, kata-katanya telah menjadi tindakan.

Laman Vatican News, Senin 5 Mei melaporkan, Mobil Paus yang telah diubah fungsinya itu bakal dilengkapi peralatan untuk diagnosis, pemeriksaan, dan perawatan. Termasuk tes cepat untuk infeksi, instrumen diagnostik, vaksin, perlengkapan jahitan, dan perlengkapan penyelamat nyawa lainnya.

Mobil itu akan dikelola oleh dokter dan petugas medis, untuk menjangkau anak-anak di sudut-sudut paling terpencil di Gaza setelah akses kemanusiaan ke jalur itu dipulihkan. Sejumlah ahli sedang bekerja mengubah mobil paus menjadi klinik kesehatan keliling.

Baca Juga: Presiden Donald Trump Terapkan Tarif 100 Persen untuk Semua Film yang Diproduksi di Luar AS

Dalam siaran pers Vatikan, Peter Brune, Sekretaris Jenderal Caritas Swedia, mengatakan, "Dengan kendaraan ini, kami akan dapat menjangkau anak-anak yang saat ini tidak memiliki akses ke perawatan kesehatan – anak-anak yang terluka dan kekurangan gizi."

"Ini adalah intervensi konkret yang menyelamatkan nyawa di saat sistem kesehatan di Gaza hampir sepenuhnya runtuh," tambahnya.

Undangan yang Tidak Akan Pernah Terlupakan

Caritas Jerusalem, yang telah lama melayani masyarakat Gaza dalam kondisi sulit, memimpin upaya di lapangan. 

Baca Juga: Eks Menko Polhukam Ternyata Komisaris Utama di Perusahaan Prajogo Pangestu

Dengan lebih dari seratus anggota staf yang berkomitmen untuk penyediaan layanan kesehatan, organisasi ini sekarang membangun warisan kasih sayang dan kekuatan Paus sambil membawa berkat terakhirnya kepada masyarakat Gaza.

"Kendaraan ini mewakili cinta, perhatian, dan kedekatan yang ditunjukkan oleh Yang Mulia bagi mereka yang paling rentan, yang ia ungkapkan selama krisis ini," kata Anton Asfar, Sekretaris Jenderal Caritas Jerusalem.

Dalam foto-foto yang dirilis dari proyek tersebut, kendaraan tersebut tampaknya telah disesuaikan dengan cermat agar sesuai dengan kebutuhan mereka yang paling membutuhkan.

Baca Juga: Pramono Anung Sebut Pilih Wali Kota Jakarta Hingga Kepala Dinas Secara Profesional, Tak Bersifat Personal

Namun, ini bukan sekadar kendaraan, kata Brune. "Ini adalah pesan bahwa dunia tidak melupakan anak-anak di Gaza. Dan ini juga merupakan undangan: agar seluruh dunia juga mengingatnya," pungkasnya.

Spesifikasi Mobil Paus

Sekadar informasi, Mercedes sudah 100 tahun telah bekerja sama dengan Vatikan untuk menyediakan apa yang disebut 'Mobil Kepausan'. Mobil pertama diberikan kepada Paus Pius XI pada tahun 1930.

Mobil Kepausan Paus Fransiskus sebelumnya adalah G-Class dengan mesin bertenaga bensin. Kendaraan ini digunakan untuk Audiensi Umum mingguannya.

Baca Juga: Mahfud MD Tak Peduli Ijazah Jokowi Palsu atau Asli, Sebut Soal Negara yang Bisa Bubar  

Untuk kendaraan terakhir yang baru diserahkan awal tahun 2025, ini adalah varian mobil listrik atau EV dari Mercedes-Benz G-Class.

Diserahkan langsung CEO Mercedes-Benz Ola Kallenius kepada Bapa Suci, perakitan mobil tersebut membutuhkan waktu satu tahun. Perakitannya hasil kolaborasi Vatikan dan Mercedes. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X