• Sabtu, 18 April 2026

PBSI Resmi Gelar Seleknas 2025 untuk Cari Atlet Muda Potensial, 13 Klub Kirim 111 Pemain

Photo Author
Lopi Kasim, Konteks.co.id
- Rabu, 12 Februari 2025 | 16:27 WIB
PBSI resmi gelar Seleknas 2025 di Pelatnas, Cipayung, Jakarta Timur  (X.com PP PBSI)
PBSI resmi gelar Seleknas 2025 di Pelatnas, Cipayung, Jakarta Timur (X.com PP PBSI)

KONTEKS.CO.ID - Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2025 telah resmi dimulai pada, Selasa 11 Februari 2025.

Ajang tersebut merupakan bagian pencarian atlet muda potensial yang tidak hanya keluar sebagai juara saja.

Seleknas PBSI 2025 itu digelar di Pelatnas, Cipayung, Jakarta Timur, pada 11-15 Februari.

Baca Juga: Banjir Ekstrem Hingga 2 Meter Terjang Kota Makassar, Warga Terus Minta Dievakuasi

Total 111 atlet berusia 19 tahun ke bawah dalam berbagai sektor dan dari 13 klub di seluruh Indonesia dipastikan berpartisipasi.

Wamenpora Taufik Hidayat yang juga Wakil Ketua Umum I PP PBSI saat membuka Seleknas mengenang pengalamannya ketika menjadi peserta lebih dari seperempat abad lalu.

"Saya masih ingat lebih dari 25 tahun lalu, bagaimana saya berdiri di posisi kalian, seorang atlet muda yang penuh ambisi, harapan, dan tekad untuk membuktikan diri,” kata Taufik mengutip Rabu 12 Februari 2025.

Baca Juga: Wamenkeu Suahasil Nazara Rangkap Jabatan Plt Dirjen Anggaran Kemenkeu Gantikan Tersangka Isa Rachmatarwata

Mantan pemain tunggal putra itu mengingatkan bahwa Seleknas bukan hanya soal siapa yang terbaik hari ini.

Tapi ini soal siapa yang siap berkorban, berjuang, dan berdedikasi untuk menjadi juara dunia.

Kemudian, usai kompetisi para atlet yang terpilih akan menjalani serangkaian penilaian, meliputi, medical checkup, tes fisik berbasis sport science, tes psikologi dan tes IQ, serta evaluasi teknik dan taktik.

"Serangkaian tes tersebut akan membantu PBSI menemukan atlet dengan potensi terbaik. Tidak hanya dari sisi teknik, tetapi juga secara fisik, mental, dan daya pikir strategis,” ujarnya.

Baca Juga: IIMS 2025 Digelar Mulai Besok: 190 Merek Otomotif Unjuk Gigi

Menurut Taufik, tes tambahan bukan untuk menyulitkan atlet.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lopi Kasim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X